Kamis, 15 November 2018 12:59 WIB
pmk

Indosport

Ketika Dua Klub Besar Berseteru Mengincar Stadion Wibawa Mukti

Redaktur:

Indopos.co.id- Setelah dapat meyakinkan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk dapat menggunakan Stadion Wibawa Mukti dengan dukungan suporter, manajemen Persija Jakarta mendapatkan rintangan yang tidak mudah untuk bisa menggunakan stadion milik Kabupaten Bekasi tersebut. PT GTS selaku pemegang regulasi kompetisi ISC A tidak merekomendasikan Persija maupun Persib Bandung berlaga di stadion dengan kapasitas 28 ribu penonton. A N YAHYA, Cikarang Timur Salah satu kesepakatan krusial dari kedua belah pihak, yakni faktor keamanan di lingkar luar Wibawa Mukti. Artinya keamanan masyarakat menjadi persyaratan utama di balik melunaknya Pemkab Bekasi. Padahal, sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bekasi mengusulkan pertandingan kandang Persija tanpa dihadiri suporter. “The Jakmania bisa datang langsung. Kalau mereka nggak datang kasihan juga kan timnya. Ini kan stadion besar kalau tanpa penonton malah rugi,” ujar Agus kepada Radar Bekasi (Grup Indopos). Kehadiran The Jakmania tak bisa dibiarkan begitu saja. Panitia Pelaksana (Panpel) Persija harus bisa meyakinkan keamanan kepada Pemkab Bekasi. “Panpel harus bisa menjamin keamanan dari awal hingga akhir pertandingan,” ungkapnya. Keberadaan Wibawa Mukti tidak hanya memikat Persija. Persib dikabarkan juga tengah mengincar Wibawa Mukti sebagai pengganti Stadion Si Jalak Harupat yang tengah menjalani renovasi untuk pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat. Direktur Kompetisi dan Regulasi PT GTS, Ratu Thisa Destria menuturkan, Wibawa Mukti merupakan salah satu stadion yang bagus di antara stadion nasional yang ada. Namun, dia merasa ada kekhawatiran apabila Persib dan Persija sama-sama menjalani laga kandang di Wibawa Mukti. "Di Bekasi bagus stadionnya. Tapi, mungkin kalau dilihat dari aspek sosiologi, politik, dan budaya, itu perbatasan antara Bobotoh dan The Jakmania. Jadi, ketika mau dipakai Persib dan Persija, nanti malah jadi kandang pertempuran. Tapi, kalau mau dipakai Persika Karawang silakan. Kalau Persib dan Persija, jika dilihat dari aspek itu kami tidak merekomendasikan karena faktor keamanan," tandas Ratu. (*)

TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-indonesia 

Berita Terkait

Biar Aman, Arema FC Target Finis 50 Poin

Liga Indonesia

Borneo Buru Poin di Serui

Liga Indonesia

Naga Mekes Terancam Tanpa Kiper Utama

Liga Indonesia

Keran Gol Billy Keraf

Liga Indonesia

Misi Patahkan Rekor Jago Kandang

Liga Indonesia

IKLAN