Senin, 24 September 2018 09:33 WIB
pmk

Indosport

Aktor di Balik Rekor Unbeaten Austria

Redaktur:

Indopos.co.id- MARCEL Koller adalah one man club. Selama 19 tahun karir bermainnya dihabiskan bersama Grasshopper Zurich. Selama melatih pun, enam tahun pertama dihabiskan untuk membesut klub lokal. Yakni FC Wil, St Gallen, dan Grasshopper. Tahun berikutnya dia merantau di Bundesliga bersama Koln (2003-2004) dan VfL Bochum (2005-2009). Austria menjadi debutnya menangani timnas. Mantan gelandang timnas itu berhasil menyulap Austria menjadi tim dengan kemampuan transisi bertahan dan menyerang yang sangat bagus. Salah satu pencapaian monumental yakni menang 4-1 atas Swedia di penyisihan kualifikasi G (9/9/15) di kandang Swedia. Hasil tersebut hanya salah satu dari catatan gemilang Austria di babak kualifikasi. Total, Koller mampu membukukan sembilan kemenangan dan sekali imbang selama melakoni sepuluh pertandingan di fase kualifikasi. Sejak menangani Das Team pada 1 November 2011, Koller dikenal doyan menggunakan skema 4-2-3-1. Dengan hanya menempatkan satu tukang gedor, Koller menginginkan tiga gelandang di belakangnya, yakni Junuzovic, Harnik, Arnautovic bisa turut merangsek ke pertahanan lawan apabila dibutuhkan. Strategi tersebut terbukti ampuh selama kualifikasi. Perpaduan tiga pemain tersebut menyumbang tujuh dari 22 gol Austria. Selain mereka, taktik yang dipasang Koller juga tidak terpaku kepada Marc Janko seorang yang sering diplot untuk mencetak gol. David Alaba yang berperan sebagai full back juga kerap menyumbang gol. Pemain 23 tahun tersebut berhasil mencetak dua gol. Taktik Koller tersebut bisa menjadi ancaman pesaing lainnya di grup F. Selain Swedia, Rusia juga pernah terkena imbas dari startegi terapan Koller. Di atas kertas, peluang Austria untuk lolos ke fase knock out jelas lebih besar ketimbang duo Hungaria dan Islandia. ''Austria adalah salah stau tim yang terus berimprovisasi dalam beberapa bulan terakhir,'' puji pelatih timnas Portugal Fernando Santos seperti dikutip dari situs resmi UEFA. ''Mereka juga memiliki pemain hebat, seperti David Alaba, Christian Fuchs, Marko Arnautovic, dan Marc Janko. Ini tim yang berbahaya,'' tambahnya. (io/na)


TOPIK BERITA TERKAIT: #total-football 

Berita Terkait

Kunjungi Indonesia, Keluarga Del Piero Sempat Khawatir

Total Football

Transfer-Transfer Gagal di Bursa Musim Dingin

Total Football

Rasanya Berbunga-bunga, seperti Lukisan yang Nyata

Liga Indonesia

Raih Ballon d'Or 2017, Rekor Messi Disamai Ronaldo

Total Football

Viktoriya Gameeva, Dokter Spartak yang Cantik nan Cerdas

Total Football

IKLAN