Sabtu, 22 September 2018 08:43 WIB
pmk

Politik

Nasdem Persoalkan Dana Lapindo dari APBN

Redaktur:

indopos.co.id - Partai Nasional Demokrat (NasDem) pempertanyakan anggaran sisipan tambahan dalam APBN untuk PT Lapindo Brantas. Pasalnya, dana yang berdasarkan dari kas negara itu nilainya sangat fantastis. Terlebih, setiap tahun kebelakang pemerintah menggelontorkan hal serupa. "Perlu penjelasan apa yang melatarbelakangi ini," ungkap Johny G Plate, politisi Partai NasDem kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (6/6). Menurut anggota Komisi XI DPR RI itu, dana sisipan sebesar Rp 54 miliar lebih untuk Lapindo Brantas Inc atau Minarak Lapindo Jaya ini penting diperjelas karena memang dalam APBNP tahun 2015 telah di alokasikan dana untuk hal yang sama. "Bagaimana penggunaannya dan mengapa sampai butuh ditambah. Saya kira ini APBN yang kedua di mana ada peminjaman pemerintah pada sektor swasta," kata Johny saat Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, kemarin. Dalam hemat Johny, di tengah defisit APBN yang signifikan, adanya pinjaman ini tentu akan mempengaruhi target-target dan sasaran pembangunan. "Pinjaman pada swasta mestinya disusun kembali," tandasnya. Diketahui. Pemerintah kembali mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 54,3 miliar untuk lumpur Lapindo. Usulan tersebut tertulis dalam nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2016. Dalam nota keuangan tersebut disebutkan, untuk menjamin pelunasan pembelian atas tanah dan bangunan kepada masyarakat korban di dalam peta area terdampak lumpur Sidoarjo, pemerintah mengalokasikan cadangan pembiayaan untuk dana antisipasi pembayaran kepada masyarakat terdampak lumpur Sidoarjo sebesar Rp 54,3 miliar. Disebutkan pula, cadangan pembiayaan untuk dana antisipasi tersebut dialokasikan untuk memenuhi kekurangan alokasi tahun anggaran 2015 yang digunakan untuk pembayaran kepada masyarakat yang memiliki tanah dan bangunan yang terkena luapan lumpur Sidoarjo dalam peta area terdampak 22 Mei 2007. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #nasdem 

Berita Terkait

PDIP Keok, PAN-Nasdem Berjaya

Headline

Pansus TKA Mencuat, NasDem Protes

Nasional

IKLAN