Rabu, 19 September 2018 06:20 WIB
pmk

Headline

Pimpinan DPR Dorong Kembalikan Bulog Pemasok Sembako

Redaktur:

indopos.co.id - Pimpinan DPR RI mendesak pemerintah untuk lebih menekan kenaikan harga pangan di Bulan Ramadhan tahun ini. Pasalnya, kendati sebuah fenomena berulang, namun cenderung lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dianjurkan agar Badan Urusan Logistik (Bulog) diaktifkan kembali sebagai lembaga pemasok sembako. Untuk mengantisipasi harga itu,  Ketua DPR RI Ade Komarudin mendorong pengaktifan kembali Bulog menjadi institusi yang bisa memasok sembako dan mengendalikan harganya. "Itulah alasan kami melakukan sidak harga sembako ke Pasar Induk Cibitung dan Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi. Ternyata fluktuasi harga pangan kongkrit terjadi," terang Akom, sapaan Ade Komarudin di Pasar Cibitung, Bekasi, Senin (6/6). Akom menyatakan, pihaknya menginginkan agar Bulog menjadi institusi yang bisa mengendalikan ketersediaan pasokan, harga dan kualitas sembako. Menurutnya, saat ini harus ada kebijakan yang mengarah agar Bulog kembali menjadi institusi yang dipercaya untuk menyetabilkan pasokan, harga dan kualitas sembako. "Sekurang-kurangnya 40 persen pasar harus dikuasai oleh Bulog, supaya masyarakat tidak terombang-ambing oleh para pelaku usaha pasar yang kadang-kadang mencari keuntungan. Sementara konsumen, terutama di hari-hari keagamaan besar seperti puasa dan lebaran, memerlukan harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik," urainya. Akom juga memberikan catatan terkait naiknya beberapa harga pangan. Dia mengatakan, kenaikan harga pangan dipengaruhi oleh pengelolaan sektor hulu peternakan yang mayoritasnya dikelola oleh perusahaan swasta, alih fungsi lahan pertanian menjadi industri dan belum efisiennya mata rantai distribusi. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto juga  menyayangkan naiknya harga pangan tahun ini. "Sebenarnya kenaikan harga itu pada bulan Ramadhan yang dulu pun naik, tapi tidak sehebat ini kenaikannya. Karena memang ini sesuatu yang 'unpredictable'," ungkapnya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin ( 6/6). Atas meningkatnya harga kebutuhan pangan, politikus Partai Demokrat itu pun meminta, pemerintah membuat langkah-langkah konkrit untuk menurunkannya. Kementerian-kementerian yang terkait dengan persoalan pangan itu harus dapat menekan harga kebutuhan bahan-bahan pokok. "Pemerintah harus sangat serius memperhatikan ini, terutama Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian," ujarnya. ?Menurut Agus, semua kementerian harus bersatu padu untuk menguatkan masalah kenaikan harga pangan. Bulog yang diharapkan dapat menyangga kebutuhan pangan, juga belum terlihat kinerjanya dalam menekan kenaikan harga. "?Sehingga memang ini betul-betul harus didorong dan diperlukan kapabilitas dari masing-masing kementerian. Kementerian ini sangat diperlukan mempunyai kapabilitas yang tinggi untuk bagaimana menghadapi masalah kenaikan-kenaikan ini," kata Agus.  (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kenaikan-harga-sembako 

Berita Terkait

Bawang dan Tomat Dipasok dari Luar

Nasional

Polda Sita 18,9 Ton Bawang Merah India

Harga Cabai dan Bawang Terus Meroket

Nasional

IKLAN