Kamis, 20 September 2018 02:12 WIB
pmk

Jakarta Raya

Tak Terima Ditilang, Oknum TNI Ngamuk

Redaktur:

indopos.co.id - Oknum tentara berpangkat prajurit dua (prda) berinisial AK ini mengamuk lantaran tak terima ditilang. Dia lantas memukul dan menendang dua petugas Polantas yang sedang bertugas. Akibatnya kedua petugas Polantas itu mengalami luka-luka akibat pukulan dan tendangan Prada AK. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ngamuknya AK pada Selasa siang (7/6) pukul 11.30. Siang itu, AK yang berboncengan dengan adiknya, Pujianto, mengendarai motor Yamaha Mio warna hitam B.3746 FFC. Keduanya mengendarai motor dari arah Tangerang menuju Jakarta. Namun setiba di perempatan Jalan Peta Selatan Kalideres, Jakarta Barat, persis di samping Markas Polsek (Mapolsek) Kalideres, salah seorang petugas Polantas Polsek Kalideres bernama Aiptu Edi Siswanto memberhentikan motor Prada AK. Setelah berhenti, Aiptu Edi meminta AK agar memperlihatkan surat-surat kendaraannya seperti STNK dan SIM. Namun oleh Prada AK dijawab, ”Saya ini anggota.” Jawaban Prada AK yang menyebutkan dirinya anggota memancing Aiptu Edi agar yang bersangkutan memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang membuktikan Prada AK sebagai anggota. Namun AK kontan menolak permintaan itu. Merasa permintaannya ditolak, Aiptu Edi secara spontan mematikan mesin motor AK serta mengambil kunci kontak motor itu. Mendapat respon seperti itu, membuat AK langsung emosi, dan tanpa ampun pukulan tangan kosong AK langsung melayang ke wajah Aiptu Edi. Pukulan terlatih seorang tentara mendarat telat di pipi sebelah kanan Edi, yang langsung meneteskan darah segar. Di saat yang sama, Kanit Lantas Polsek Metro Kalideres AKP B.Silalahi yang merupakan atasan langsung Aiptu Edi yang melihat langsung kejadian itu langsung turun tangan berupaya memisahkan keduanya. Namun begitu AKP Silalahi mendekat, Prada AK yang sudah kalap langsung menyongsongnya dengan tendangan telak ke arah dada dan tepat mengenai rusuk sebelah kanan Silalahi. Tendangan telak yang terukur ini langsung membuat AKP Silalahi terhuyung-huyung menahan sakit. Merasa lawannya terlalu kuat untuk dilawan,kontan Silalahi balik arah balik ke arah markas polseknya untuk memanggil para petugas piket Propam untuk membantunya mengamankan Prada AK. Selanjutnya Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Ewo Samono yang mendapat laporan adanya insiden tentara ’mengamuk’ lantaran tak terima ditanyai surat-surat kendaraannya, langsung meminta bantuan Koramil Kalideres, dan Kodim Jakarta Barat. Permintaan bantuan ini langsung ditindaklanjuti pihak Kodim dengan menerjunkan beberapa petugas piket Intel Kodim Jakarta Barat pimpinan Pasi Intel Kodim Jakarta Barat, Kapten Inf Jefri Sipayung, dan beberapa petugas piket Sub Garnisun Ibu Kota pimpinan Pelda Sucipto. Begitu mereka datang, Prada AK langsung tak berkutik saat diringkus. Belakangan diketahui kalau Prada AK adalah petugas Penegakan Ketertiban Puspom TNI AU. Oleh pihak polsek, Prada AK langsung diamankan ke Garnisun Ibu Kota untuk dilakukan proses hukum. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kriminal 

Berita Terkait

Polri Tahan Lima Tersangka Pelaku Human Trafficking

Nasional

Duh, Oknum PNS Ini Embat HP

Nusantara

Pegawai BNI Kuras ATM Nasabah

Banten Raya

Polisi AS Tembak Mati Mahasiswa

Internasional

Guru Ngaji Dianiaya Keponakan Sendiri

Banten Raya

IKLAN