Kamis, 15 November 2018 01:24 WIB
pmk

Jakarta Raya

Bareskrim Sidak dan Telusuri Distribusi Daging

Redaktur:

JAKARTA, indopos.co.id - Badan Reserse Kriminal (Bareksrim) membentuk Satgas Pengendalian Harga Bahan dan Makanan dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintah lainnya. Mereka langsung melakukan inspeksi mendadak di lokasi feedloter (penggemukan sapi) dan Rumah pemotongan hewan di Teluk Naga, Tangerang.? Pada Tanggal 7 Juni 2016 pukul 21.00, Satgas pengendalian Harga bahan dan Makanan Bareskrim Polri melakukan peninjauan terhadap 2 Feedloter sapi yaitu, PT Tanjung Unggul Mandiri (PT TUM) dan PT Brahman Perkasa Sentosa (PT BPS) di bilangan Kabupaten Tangerang. Peninjauan ke lokasi penggemukan sapi tersebut dilakukan untuk mengetahui pasokan daging sapi sekaligus harga daging sapi dari tempat penggemukan tersebut. Menurut keterangan dari ke dua feedloter tersebut setiap hari dapat memotong sapi sebanyak 200-250 ekor yang dipotong di wilayah RPH (rumah potong hewan) Jabodetabek dan Sebagian wilayah jawa barat. Berat per ekor sapi yang dipotong dalam keadaan hidup sekitar 450 kg, Harga sapi dalam keadaan hidup per kilogram sebesar 43.200 untuk sapi jantan dan 43.500 untuk sapi betina. Setelah meninjau feedloter tersebut kemudian dilanjutkan dengan meninjau RPH. Dari petugas rumah potong tersebut menerangkan bahwa satu ekor Sapi yang dipotong dengan berat 450 kg dapat menghasilkan daging murni sekitar 175 kg. (sekitar 45% berat sapi hidup) Daging sapi tersebut kemudian oleh distributor didistribusikan ke pasar-pasar yang di wilayah Jakarta , Tangerang dan Jawa Barat. Menurut Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjend Pol Agung Setya, dalam menghadapi bulan ramadhan dan hari raya idul fitri polri telah membentuk satgas pengendalian harga bahan pokok dan makanan, yang terbentuk dari tingkat Mabes Polri dan Tiap Polda. "Satgas ini bertugas untuk memantau ketersediaan bahan pokok dan mengantisipasi kenaikan harga pangan. Tentunya hal ini diperlukan kerjasama yang intensif dan berkelanjutan baik dengan instansi lain maupun pengusaha yang berkaitan dengan kebutuhan bahan pokok," jelas Dirtipideksus Brigjend Agung Setya di Jakarta, Rabu (8/6) Dari pengecekan yang dilakukan pada tanggal 7 Juni 2016 di 20 Pasar di Jakarta, harga daging sapi segar per kilo sekitar Rp120.000 sedangkan untuk daging frozen/beku Rp85.000 - Rp90.000. Berdasarkan monitoring harga daging di Pasar Jaya Mayestik dan Blok A harga dan stok aman. Daging segar dari Feetlotter 1 kg = Rp120.000 dibeli pukul 03.45 di Pasar Pal Merah. Selain itu, daging impor beku bulog dijual Rp90.000/kg dibeli di Pasar Palmerah pukul 03.45 pagi tadi. Untuk daging dari PD Dharma Jaya nanti, lanjutnya, akan dijual sekitar pukul 08.00 s/d 13.00. Daging segar dari feetlotter tum 1 kG = Rp120.000 dibeli pukul 04.00 di Pasar Pademangan Timur. Daging segar dari feetlotter tum 1 kg = Rp120.000 dibeli pukul 05.15 di Pasar Jaya Pademangan Barat. (aen)

TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN