Kamis, 15 November 2018 08:22 WIB
pmk

Headline

Miris, Kondisi Kantor Kelurahan Kramat Sangat Memprihatinkan

Redaktur:

indopos.co.id - Lokasi bangunannya boleh berada di jantung ibukota. Namun kondisi tak lebih parah dari bangunan di pelosok hutan yang lepas dari perhatian manusia. Itulah gambaran Kondisi Kantor Kelurahan Kramat yang terletak di Jalan Kramat Pulo Dalam 2, Senen, Jakarta Pusat. Jaraknya juga bisa dijangkau dengan bersepeda santai dari kantor gubernur DKI Jakarta. Tapi kondisinya sangat memprihatinkan. Betapa tidak, kantor yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdia tahun 1992 banyak kerusakan pada sejumlah bagian gedung, mulai dari turunnya permukaan tanah hingga kramik pada pecah, kamar mandi rusak, bahkan plafon di lantai 3 sebagian roboh. Pada sisi bagian luar kantor kelurahan nampak terlihat adanya penurunan permukaan tanah sehingga permukaan lantai. Kemudian sisi atap genteng sudah banyak yang jatuh akibat kayu penyangga sudah pada lapuk. Ruang aula lantai 3 pada bagian plafon bolong besar. Saat ditemui di kantornya, Sekretaris Kelurahan (Sekel) Kramat Dede Setiasih mengatakan, kondisi tempatnya sangat memprihatinkan. Selain itu, buruknya kondisi keluruhan juga sempat memakan korban salah satu warga mengurus surat ke kantot kelurahan. Kejadian mengenaskan tersebut pada tahun 2015. Saat itu warga tersebut tertimpa genteng hingga kepalanya berdarah-darah. ”Tepatnya tahun 2015 itu warga saat lagi jalan dibelakang kelurahan menuju kantin, tiba-tiba itu genteng jatuh dan pas banget nimpa kepala warga hingga harus dilarikan ke rumah sakit,” ujar Dede saat ditemui di kantornya, kemarin. Toilet di kantor kelurahan juga rusak berat dan jorok. Saluran air pembuangan juga tidak berjalan dengan baik sehingga bau tidak sedap sering kali keluar dari dalam wc. Petugas pun harus setiap hari menyedot wc dan membersihkan karena saluran air ada yang mampet akibat adanya penurunan permukaan tanah. Selain itu, Dede juga menceritakan kprihatinannya terhadap kantor tempat bekerjanya. Di lantai 3 plafon di lantai 3 sudah banyak yang roboh. Belum lagi setiap mengadakan pertemuan dengan warga dan rt/rw harus waspada bila sewaktu-waktu plafon dan genteng ambruk. Pihak kelurahan sudah beberapa kali minta adanya perbaikan ke Biro Tata Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Tapi hingga saat ini belum juga ada perbaikan yang dilakukan. ”Kalau rapat kita paling takut, yak arena bisa sewaktu-waktu atap bisa roboh. Belum lagi kalau huja, kita harus kebasahan. Bulan Mei sih bagian Biro Tapem DKI Jakarta datang sudah melihat kondisi. Katanya sih kantor ini akan dibangun ulang,” tegas dia. (dni)

TOPIK BERITA TERKAIT: #dki-jakarta 

Berita Terkait

Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras

Jakarta Raya

DKI Jakarta Tuan Rumah MTQ Korpri IV

Jakarta Raya

Presiden Minta Gubernur Lanjutkan MRT

Jakarta Raya

IKLAN