Selasa, 25 September 2018 02:55 WIB
pmk

Fokus

Pemprov Pesan 15 Ton Daging Beku

Redaktur:

indopos.co.id - Pemprov Kalbar menyediakan sebanyak 15 ton daging beku. Tujuannya, untuk mengontrol harga di pasaran. Apalagi harga daging sapi saat ini menjadi polemik nasional. Pengendalian terhadap harga daging sapi di bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri, sesuai keinginan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), harganya harus dibawa Rp80 ribu per kilogram. Presiden ingin masyarakatnya dapat menikmati daging dengan harga murah. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Kalbar, drh. Abdul Manaf Mustafa mengatakan, penjualan daging beku akan dimulai dua atau tiga hari ke depan. “Ini sudah ditindaklanjuti pemerintah pusat. Untuk Kalbar, yang ditunjuk adalah PT. Bulog Regional Wilayah Kalbar,” ungkap Manaf di ruang kerjanya, Rabu (8/6). Dikatakannya, Rabu (8/6) sudah datang sebanyak satu ton daging beku. Kalbar sendiri mendapat alokasi 15 ton. “Saya sudah berkoordinasi dengan kepala Bulog-nya. Kita akan melakukan operasi pasar, di mana Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan mendampingi dari aspek kesehatan dagingnya,” jelas Manaf. Mengenai peredaran 15 ton daging beku tersebut, sudah disepakati untuk Kota Pontianak dan Singkawang dialokasikan lima ton. Kemudian kabupaten lainnya, tergantung permintaan. “Untuk kabupaten lain ada 10 ton. Tergantung dari yang mengajukan permintaan. Jadi kita bisa menyalurkan daging ini sesuai kebutuhan di kabupaten,” jelas Manaf. Daging beku akan dijual Rp85 ribu per kilogram untuk Kota Pontianak dan Singkawang. Harga tersebut sudah termasuk biaya angkut dan lainnya. Sementara kabupaten lain di Kalbar, untuk ongkos angkut ditanggung kabupaten. Mereka juga bertanggungjawab terhadap rantai dinginnya, karena harus disimpan pada suhu 4-8 derajat. (isf/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #impor-daging 

Berita Terkait

IKLAN