Selasa, 13 November 2018 05:54 WIB
pmk

Indotainment

Melongok Ambisi Wulan Guritno di Belakang Layar

Redaktur:

Indopos.co.id- Pengalaman Wulan Guritno, di dunia akting bukan hanya sebagai pemain. Tetapi, dia juga menjadi produser film. Keinginannya menjadi seorang produser tidak untuk mengeruk keuntungan. Namun, bagi dia, lebih memikirkan seni dalam film yang dibuatnya. Ketika ditemui dalam diskusi How to be Film Maker di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Wulan Guritno berbagi pengalaman akan keputusanya untuk terjun ke belakang layar sebagai produser. Wulan sapaan akrabany itu mengakui bahwa setelah menjadi produser wawasanya di industry perfilaman sebagai banyak. ” Kalau pemain film, tugasnya memerankan tokoh agar terlihat hidup.Kalau produser, jangkauannya lebih luas lagi,’’ kata perempuan berdarah Jawa-Inggris itu. Pengetahuannya tidak hanya dalam seni peran. Namun, semua proses yang terjadi dalam pembuatan film juga penting. Produser memiliki tanggung jawab secara keseluruhan. Pembuatan, promo, hingga rilis merupakan momen mendebarkan bagi istri Adilla Dimitri tersebut. Ibu tiga anak itu mengatakan, memang passion-nya adalah bermain peran. Karena itu, saat menjajal sebagai produser, dia telah keluar dari zona nyaman. ’’Kalau main film, enak tinggal main terima aja,’’ ujarnya. Menjadi produser yang berangkat dari bermain film membuatnya berbeda daripada yang lain. Sebagai seorang yang hidup dari dunia peran, saat membuat sebuah karya, dia tidak ingin setengah-setengah. ’’Aku jalani ini sebagai dedikasi karena aku ingin berkarya,’’ katanya. Meski sempat tak percaya diri dan menemui banyak tantangan, ibu tiga anak ini mulai menikmati pekerjaan barunya di belakang layar. Wulan pun bercerita mengenai proses jatuh bangun yang dialaminya saat menjalankan tugas memproduksi sebuah film. Salah satunya, soal film yang merugi dan jumlah penonton yang tak mencapai target saat diputar di layar bioskop. Hal itu aku rasain saat bikin film Dilema. Tapi di dunia perfilman, gagal dan rugi adalah hal biasa. Yang penting aku menjalaninya dengan penuh dedikasi,” ucap Wulan Guritno. Meski banting tulang memproduksi film, wulan sama sekali tak patah semangat. Ia tetap berkomitmen untuk melahirkan karya yang berkualitas dan disukai penonton film Indonesia. ”Jadi pengetahuan di film enggak cuma di seni peran saja, tapi di produksi film juga. Jadi pamrih ilmu,” ujarnya produser film I Am Hope. Sejak saat itu Wulan telah memasang target. Setidaknya satu tahun sekali ada film yang dikerjakan. Entah menjadi pemain atau produser. Saat ini pun Wulan bersama timnya sedang menulis film drama komedi tentang persahabatan dan keluarga. Itu dilakukan Wulan sembari menyelesaikan kontrak film. ”Sekarang cicil nulis dahulu. Kalau enggak dicicil, akan kelabakan,” ujarnya.  (glo/ash)

TOPIK BERITA TERKAIT: #artis 

Berita Terkait

Sari Batubara Konsisten dengan Konsep Islami

Indotainment

Vania Fitryanti Herlambang Berakhir di Top 15

Indotainment

Laddy Gaga Tinggalkan Malibu

Indotainment

IKLAN