Alexa Metrics

KPU DKI Sibuk Garap Dana Hibah

KPU DKI Sibuk Garap Dana Hibah

indopos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar bimbingan teknis pengelolaan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran dana hibah Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2017 di The Acacia Hotel Jakarta, pada tanggal 8 hingga 10 Juni 2017. Acara di buka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno.

Dalam sambutannya, Sumarno mengatakan, anggaran hibah yang dikelola oleh KPU DKI Jakarta sangat besar. “Kita tidak ingin dapat kesalahan administrasi keuangan yang berdampak hukum. Semoga dengan adanya kegiatan ini pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran dana hibah ini dapat berjalan dengan baik,” ujar dia.

Hadir sebagai salah satu narasumber dari Inspektur Sekretaris Jendral KPU RI Adiwijaya Bakti. Dalam paparannya Adiwijaya mengatakan, beberapa hal yang perlu diperhatikan dari pertanggungjawaban keuangan adalah kegiatan pengendalian dievaluasi secara teratur untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Adiwijaya mengatakan, pentingnya pelaksanaan verifikasi terhadap kelengkapan dan kebenaran bukti pertanggungjawaban sebelum dilaksanakan pembayaran atau penerbitan SPB, yakni sesuai PMK Nomor 89/PMK.05/ 2016.

“Pentingnya penutupan kas per bulan, serta pentingnya pencatatan logisitik pemilu dengan baik dan benar merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban pengunaan dana hibah,” tandas Sumarno.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua KPU Jakarta Barat Sunardi mempertanyakan perihal peran inspektorat dalam Sistem Pengendalian Intern (SPI) Satuan Kerja. Selain itu, perihal peluang inspektorat melakukan pendampingan secara berkala, bukan hanya saat menjelang pelaporan.

“SPI adalah tanggungjawab satuan kerja. Inspektorat tidak bisa mengawasi SPI di setiap satuan kerja karena kurangnya sumber daya manusia. Tetapi akan lebih baiknya jika Satuan kerja tersebut mengalokasikan dana khusus untuk meningkatkan SPI,” tukas Adiwijaya. (wok)



Apa Pendapatmu?