Minggu, 23 September 2018 03:38 WIB
pmk

Headline

Wagub Tuding Mafia Permainkan Harga Kebutuhan Pokok

Redaktur:

indopos.co.id - Praktik permainan harga kebutuhan pokok yang merugikan masyarakat masih terus terjadi di Ibu Kota. Buktinya, saat awal Ramadan berbagai harga kebutuhan utama warga itu terus melonjak. Diperkirakan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri 1437 H nanti harga-harga makin tidak terkendali. Misalnya, harga daging sapi yang saat ini masih ada dikisaran Rp 120 ribu -130 ribu per kilogramnya. ”Harga kebutuhan pokok yang melambung tak terkendali, membuat Pemprov DKI Jakarta berpikir keras untuk menekan harga,” terang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, kemarin (10/6). Dia juga mengatakan, salah satu senjata untuk menekan harga kebutuhan pokok yang melambung dengan operasi pasar yang saat ini tengah dilakukan. ”Kami melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga-harga sekaligus menekan praktik permainan yang merugikan masyarakat,” ucapnya juga. Mantan Wali Kota Blitar dua periode itu juga mengatakan, operasi pasar oleh Pemprov DKI digelar di 127 titik pasar selama tiga hari, mulai kemarin (10/6) hingga Minggu lusa (12/6). Menurutnya juga, ada mafia dan pedagang besar yang kerap mengambil keuntungan dari naiknya harga-harga kebutuhan pokok yang terjadi setiap menjelang Ramadan dan Idul Fitri tersebut. ”Kita kan perang dengan mafia-mafia. Operasi pasar diharapkan juga bisa untuk menekan pedagang besar dan mafia-mafia itu. Kita anggaran ada, stok ada. Jadi mereka jangan main-main seenaknya menimbun barang untuk kepentingan pribadi,” cetusnya juga. Menurut Djarot lagi, ironisnya seringkali kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok tidak diimbangi dengan keuntungan yang diraih petani ataupun peternak. Tapi keuntungan berlipat malah dinikmati oleh para mafia dan pedagang besar tersebut. Hal itulah yang ia sebut akan dilawan oleh Pemprov DKI. ”Persoalannya kalau ada kenaikan harga, naiknya harus wajar dan yang menikmati petani dan peternaknya. Bukan pedagang dan distributornya. Oleh karenanya, kita berupaya memotong mata rantai kenaikan barang yang tak wajar itu,” terang lagi wakil kepala daerah yang juga politikus PDIP ini . Melalui operasi pasar yang digelar PD Pasar Jaya, barang-barang kebutuhan pokok dijual lebih murah dari harga di pasaran. Barang-barang itu seperti daging sapi paha belakang Rp 89.000 per kilogram, daging sapi paha depan Rp 85.000 per kilogram. Selanjutnya, daging ayam dijual dengan harga Rp 29.000 per kilogram, bawang merah Rp 27.000 per kilogram, cabai merah Rp 18.000 per kilogram, telor ayam Rp 22.000 per kilogram, minyak goreng Rp 21.000 per 1.8 liter, gula pasir Rp 14.00 per kilogram, tepung terigu Rp 8.500 per kilogram, dan Beras Rp 7.900 per kilogram. Sementara itu, Dirut PD Pasar Jaya, Arif Nasrudin mengatakan, pihaknya berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok dengan operasi pasar. Salah satu wilayah yang disasar adalah Kabupaten Kepulauan Seribu. Kebutuhan pokok segera dikirim kesana untuk menurunkan harga beberapa kebutuhan pokok yang sudah naik awal Ramadan lalu. Dia juga memaparkan, saat ini pihaknya sedang menginventarisir kebutuhan pokok yang diperlukan oleh warga Pulau Seribu. ”PD Pasar Jaya siap mensuplai barang apa saja sesuai kebutuhan atau permintaan Bupati Kepulauan Seribu. Kita biasa fokus di sembako supaya stabilisasi harganya berjalan,” paparnya juga. Dia juga menjelaskan, semakin banyak harga kebutuhan pokok di pasar di Kepulauan Seribu semakin bagus karena harganya akan turun. ”Tapi permintaan itu tergantung Pemkab Kepulauan Seribu juga. Apa saja yang dibutuhkan dan berapa banyak yang akan dikirim,” terangnya lagi. Menurut Arif juga, pihaknya saat ini sedang melakukan operasi pasar di 20 titik di Ibu Kota. Dalam waktu dekat ini juga akan ada 153 titik lainnya yang menjadi sasaran operasi pasar di seluruh DKI Jakarta. ”Untuk warga Kepulauan Seribu, kita akan bagi timnya yang akan menggelar operasi pasar di sana. Sehingga warga di sana juga dapat menikmati barang-barang operasi pasar dengan harga murah seperti warga DKI lainnya,” tandasnya juga. (wok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kenaikan-harga-sembako 

Berita Terkait

Bawang dan Tomat Dipasok dari Luar

Nasional

Polda Sita 18,9 Ton Bawang Merah India

Harga Cabai dan Bawang Terus Meroket

Nasional

IKLAN