Rabu, 14 November 2018 05:42 WIB
pmk

Politik

Menerka Siapa Pengganti Setnov Dari Ketua Fraksi Partai Golkar

Redaktur:

indopos.co.id - Setya Novanto berjanji mengundurkan diri dari Ketua Fraksi Partai Golkar  (F-PG) setelah terpilih menjadi ketua partai neringin di Munaslub lalu. Lantas siapakah kandidat penggantinya nanti?   "Siapa nanti yang menjabat sebagai Ketua F-PG sudah bisa diprediksi. Peluang yang paling logis adalah orang-orang terdekat Pak Setnov (Setya Novanto, red)," ungkap Mahyudin, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (10/6). Siapa orang terdekat itu, sambung Mahyudin, terlihat dari susunan kepengurusan. Kader yang didaulat sebagi ketua koordinator bidang (korbid) dan susunannya tidak jauh dari posisi ketua umum, kemungkinan dialah orangnya. "Dalam sususn kepengurusan orang yang paling dekat dengan posisi ketua umum adalah Roem Kono atau Kahar Muzakir. Mereka berdua paling berpeluang untuk jabatan Ketua F-PG," ujarnya. Disinggung soal Aziz Syamsuddin tidak masuk dalam hitungan? Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, posisi Azis sangat jauh dengan ketua umum di struktur pengurusan. "Pak Azis itu lumayan jauh di struktur kepengurusan. Berdeda dengan Roem Kono dan Kahar Muzakir," tukas Mahyudin. Dikonfirmasikan hal di atas, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan, soal perubahan struktur fraksi masih dalam tahap evaluasi."Kita hadapi lebaran dulu, mereka yang punya prestasi akan kami pertahankan. Jadi saat ini tidak ada tindakan untuk geser-menggeser," kata Setnov di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (10/6). Dia juga menegaskan, saat ini dirinya belum mundur dan masih menjabat Ketua F-PG. Oleh sebab itu, dirinya menggelar rapat internal untuk membahas isu-isu terkini, salah satunya adalah tentang Rancangan Undang Undang Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). "Kami membahas mengenai masalah isu-isu aktual, selain juga menyampaikan Munaslub yang sudah berjalan demokratis dan sebaik-baiknya," tutur Setnov.Menurutnya, beberapa isu seperti pengampunan pajak harus jadi prioritas dan diselesaikan secepatnya, sampai masa reses sidang selesai. (aen)

TOPIK BERITA TERKAIT: #partai-golkar 

Berita Terkait

IKLAN