Usai Dicabuli, Siswi SMK Polisikan Paman dan Pacar

indopos.co.id – Ditemani orang tua dan kakak iparnya, bunga (bukan nama asli) mendatangi Mapolres Lampung Utara, Senin (13/6). Siswi SMK di Lampura itu melaporkan paman kandungnya, ZH dan pacarnya, YD atas dugaan pencabulan.

Hal tersebut dibuktikan dengan surat laporan polisi nomor LP/528/VI/2016/POLDA LAMPUNG/RES-LU tentang perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Warga Desa Kembangtanjung, Abung Selatan, Lampura itu memang masih berusia 16 tahun.

Di hadapan petugas sentra pelayanan kepolisian (SPK), Bunga mengungkapkan peristiwa itu berlangsung selama April hingga 9 Juni secara berulang kali.

Awalnya korban dicabuli paman kandungnya ZH saat kedua orangtuanya tidak berada di rumah. ZH memaksa dan selalu mengancam akan membunuhnya apa bila menceritakan peristiwa tersebut kepada kedua orang tuanya. Karena takut ancaman tersangka, korban tak berdaya dan terpaksa mengikuti nafsu bejat pamannya tersebut.Korban lalu menceritakan perbuatan tersebut kepada pacarnya, YD. Namun bukannya membantu, pacarnya malah melakukan hal yang sama seperti dilakukan pamannya tersebut.

Baca Juga :

“Pokoknya saya mau mendapatkan apa yang sudah paman kamu dapat dari kamu,” Dalih YD sebagaimana ditirukan Bunga. Dan, gadis itu harus kembali menjadi korban pencabulan berulang kali. “Terakhir 9 Juni 2016,” ungkapnya kepada radar kotabumi (grup radarlampung.co.id).

Rizal (50), ayah korban menambahkan, peristiwa itu terungkap saat kakak iparnya yang Edi Wijaya (35) merasa curiga melihat perubahan sifat Bunga. Dia berubah pendiam dan murung.

Karena desakan kakak iparnya, Bunga menceritakan perbuatan cabul yang dilakukan paman dan pacarnya tersebut. “Dari menantu saya inilah kami tahu apa yang menimpa Bunga dan langsung melaporkan keduanya ke polisi,” tandas Rizal diamini Edi. (cw7/rnn/ade)


loading...

Komentar telah ditutup.