Rene Alberts Masih Andalkan Bomber Mandul

Indopos.co.id– Robert Rene Alberts tidak mampu meluapkan kekecewaan terhadap performa sang bomber andalan Lamine Diarrassouba.  Posisi striker asal Pantai Gading itu memang kian tidak aman. Namun, pelatih PSM tersebut tampaknya masih akan mengandalkan pemain yang dicap mandul tersebut  pada laga-laga krusial PSM.

Masalah yang kini dihadapi Robert memang cukup pelik. Rencana perombakan tim baru bisa dilakukan pada bursa transfer Agustus mendatang. Dari rentan waktu tersebut PSM setidaknya harus melewati 11 laga. Artinya, tidak ada pilihan bagi Robert selain memaksimalkan skuad yang ada.

Baca Juga :

Di lini depan, pelatih berdarah Belanda itu menaruh harapan Lamine bisa cepat move on dari masalah sulit mencetak gol. “Usai melawan Arema, saya sudah tahu setidaknya pemain yang bisa diandalkan di laga-laga berikutnya,” ujar Robert, Senin (13/6).

Menyorot kinerja barisan depan memang tidak ada habisnya. Sebelum Robert ditunjuk sebagai pelatih baru, di era Luciano Leandro, masalah ini cukup membuat pelatih berdarah Brasil itu menjadi bimbang. Buruknya kinerja lini depan yang berimbas pada prestasi PSM, akhirnya menyeret Luci menjadi tumbal.

Kini, di tangan Robert problem tersebut terus membayangi. Hal itu sangat terlihat jelas kala PSM dipermalukan Arema Cronus 1-0 di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Minggu 12 Juni.  Tampil dominan, lini depan justru gagal memaksimalkan setiap kemelut.

Melakoni partai tandang melawan Sriwijaya FC, Sabtu 18 Juni, situasi bakal memaksa Robert untuk berpikir keras.  Usai gagal merebut ambisi poin penuh di kandang, PSM tentu tidak ingin mengulang hal serupa saat bertandang ke markas Sriwijaya.

“Saya akan berusaha memaksimalkan materi yang ada. Ini memang tidak mudah, tapi dengan kerja keras semua apa yang diimpikan tentu bisa kita wujudkan,” aku Robert.

CEO PSM Munafri Arifuddin menilai, tim pelatih sudah berbuat maksimal. “Pemain kita memang kemampuannya sudah sampai di situ. Tetap saja, tim ini akan kita rombak total,”tegasnya.

Appi sapaan akrabnya, mengatakan tidak akan menuntut lebih kepada eks pelatih Arema Indonesia tersebut.

“Biarkan Robert membenahi tim ini sedikit demi sedikit. Ini memang tidak mudah. Tapi kita tetap berharap PSM paling tidak bisa finis di papan atas saat putaran pertama usai,” pungkasnya.  (ard/jpg)


loading...

Komentar telah ditutup.