Selasa, 13 November 2018 05:44 WIB
pmk

Politik

Soal Sikap Dukungan untuk Calon Gubernur

Redaktur:

  Indopos.co.id - PERPECAHAN mengancam Partai Golkar DKI Jakarta. Khususnya terkait dukungan kepada calon gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Di satu sisi, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai menegaskan bahwa partainya sudah pasti mendukung incumbent, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sedangkan Anggota DPD Partai Golkar DKI Jakarta Zainudin membantah soal sikap dukungan tersebut. Sampai kini, kata Zainudin, belum ada keputusan resmi partai mengenai sikap yang seharusnya diambil Golkar pada Pilgub 2017. "Pak Yorrys juga bagian dari partai, dia harus ikuti proses. Enggak boleh orang mengklaim-klaim selama proses masih berjalan," ujar Zainuddin, kemarin (13/6). Sayangnya, Zainuddin menolak berkomentar mengenai kemungkinan partainya nanti mendeklarasikan dukungan terhadap Ahok. Ia hanya menegaskan akan mematuhi apapun keputusan partai. "Kalau kemudian pada akhirnya diputuskan oleh partai maka apapun keputusan itu harus didukung. Saya ikuti proses saja," tutur anggota DPRD DKI Jakarta itu. Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai menegaskan, keputusan partai untuk mendukung Ahok sudah pasti dan sudah disetujui oleh mayoritas anggota. Yorrys juga menegaskan, tidak keberatan dengan pernyataan Zainuddin jika tak mau mendukung Ahok. "Begini... begini, itu boleh (tak mendukung Ahok), hak. Tapi Oding (Zainuddin) itu siapa dulu? Oding itu satu orang dari keluarga besar Partai Golkar," tegas dia. Di sisi lain, Anggota DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ashraf Ali mengaku belum mendapat kepastian mengenai kepemimpinan Golkar DKI Jakarta, serta arah dukungan partai ke depan. Keberadaan Yorrys Raweyai sebagai Plt Ketua DPD Golkar DKI, baru didengarnya sebatas informasi. Rencananya, pengangkatan Yorrys sebagai Plt sendiri, baru akan disampaikan pada Selasa (14/6) (hari ini). "Baru Selasa kami diundang oleh pengurus Golkar DKI, terkait pengangkatan plt ketua DPD Golkar. Kemungkinan, juga akan disampaikan masalah dukungan cagub," ungkap Ashraf. Ashraf juga menuturkan, bakal mengikuti instruksi DPP Partai Golkar. "Apapun keputusan DPP kami sebagai kader siap melaksanakan," tegas dia. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku, partainya memilih sikap memberi dukungan kepada calon gubernur DKI Jakarta yang berpotensi besar menang. "Yang penting realistis aja. (Golkar) untuk DKI yang penting dukung yang menang," ujar dia. Kendati begitu, Novanto menyerahkan mekanisme pengambilan keputusan kepada DPD Tingkat I DKI Jakarta. "Musyawarah daerah tanggal 18 Juni. Mudah-mudahan tanggal 18 ini berjalan lancar dan nanti mekanismenya kami percayakan kepada DPD tingkat I dan seluruh DPD tingkat II di DKI," tukas dia. (wok)

TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN