Headline

Sepi Penumpang, Omzet Speedboat Menurun

Redaktur:
Sepi Penumpang, Omzet Speedboat Menurun - Headline

indopos.co.id – Berbeda dengan pedagang musiman, selama Ramadan ini, pengusaha speedboat mengaku sepi penumpang sehingga berdampak dengan omzet yang dinilai menurun sejak awal Ramadan. Speedboad yang biasanya dapat menampung kapasitas penumpang mencapai 40 orang, selama Ramadan setiap pemberangkatan hanya membawa sebanyak 16 hingga 23 penumpang. Sepinya penumpang ini dapat dilihat pada loket pembelian tiket speedboad. Hanya terlihat beberapa orang penumpang saja yang sedang antre untuk membeli tiket. Salah seorang petugas jual tiket Yesti mengaku sepinya penumpang terjadi sejak awal puasa. Menurutnya, jika sebelumnya dalam sehari speedboad dipenuhi penumpang, tetapi selama Ramadan hanya beberapa penumpang saja. “Biasanya dalam sehari itu full speedboad, tapi sekarang hanya ada beberapa saja. Kadang enam, kadang juga hanya sepuluh penumpang, kalau cuman segitu ya tidak diberangkatkan,” ungkapnya kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group), kemarin (13/6). Sepinya jumlah penumpang yang berangkat selama Ramadan kali ini juga diamini oleh salah seorang pengusaha speedboat di Tanjung Selor. “Sejak awal puasa penumpang speedboad sudah mulai berkurang, hingga saat ini pun masih sepi tidak seramai seperti hari-hari sebelumnya, hanya ada beberapa penumpang saja,” kata H.Mahmud pemilik armada Limex Group. Diaktakannya, sepinya penumpang ini bukan hanya terjadi di Dermaga Kayan II Tanjung Selor saja, sebab hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Tengkayu Tarakan. Menurut Mahmud, penurunan ini biasa terjadi setiap tahunnya saat memasuki bulan Ramadan. Penyebabnya, karena sudah banyak warga yang berlibur ke luar daerah dan pulang ke kampung halaman seminggu sebelum Ramadan. Akibat sepinya penumpang, dirinya mengaku omzet yang ia dapatkan juga menurun dibandingkan hari-hari biasanya, ”Yang jelas omzet saya pasti menurun, bahkan bagi dua dari pendapatan di hari-hari biasanya,” bebernya. Imbas dari penurunan omzet tersebut, sehingga beberapa speedboad bahkan ada yang terpaksa gagal berangkat dikarenakan sedikitnya penumpang yang akan diberangkatkan. Sehingga pemilik armada terpaksa meminta kepada penumpang untuk mengikuti keberangkatan selanjutnya. “Dalam bulan puasa ini sudah empat speedboad yang gagal berangkat karena hanya ada beberapa penumpang saja. Kalau penumpang sedikit, siapa yang mau berangkatkan yang ada nanti kita malah rugi,” sebutnya. Bukan hanya Mahmud, salah satu pemilik speedboad lainnya Welly juga mengatakan hal serupa. Ia mengaku sejak awal puasa penumpang sudah mulai berkurang. Bahkan menurutnya penurunan penumpang ini sangat drastis. “Biasanya selalu full kalau speedboat kita berangkat, namun kali ini hanya ada beberapa saja bisa dihitung kisaran 10 orang lebih,” bebernya. “Jelas berkurang pendapatan saya, kalau penumpang tidak banyak tidak akan diberangkatkan karena jika dipaksakan yang ada nanti kita yang rugi,” timpalnya. Ditambahkannya, sepekan sebelum lebaran Idulfitri maka penumpang akan kembali membanjiri dermaga yang terletak di jalan Sabanar Lama ini. “Kalau sudah mau dekat lebaran pasti akan banyak yang mudik, jadi dipastikan penumpang speedboad akan diserbu para pemudik,” pungkasnya. (*/mel/keg)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Wah, Siswa Sesak Nafas dan Muntah, 400 Sekolah di Malaysia Ditutup

Banten Raya / Warga Blokir Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta

Banten Raya / Oknum ASN Digerebek, Wali Kota Cilegon Murka

Banten Raya / Kepala SMAN 3 Kota Serang Bantah Tahan Ijazah Siswa

Daerah / Pemain Arung Jeram Tewas Tertimpa Longsor

Megapolitan / Gudang Petasan di Pasar Pagi Asemka Dilahap Api


Baca Juga !.