Alexa Metrics

10 Ton Daging Idulfitri Aman

10 Ton Daging Idulfitri Aman

indopos.co.id – Pemer intah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus berusaha menekan harga sembako di pasaran. Operasi pasar (OP) telah dilakukan setiap hari di kantor Perum Bulog dan sejumlah dinas terkait. Kemarin (15/6), ditambah menggelar bazar di halaman kantor Gubernur Sumsel. Tak hanya direspons para pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel dan kantor-kantor lain di sekitarnya, tapi juga masyarakat sekitar dan yang melintas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumsel, Ir Permana MMA mengatakan, pada tahap pertama, telah dikirim sebanyak 7 ton daging sapi impor dan tahap kedua sebanyak 4 ton. “10 ton lagi masih kita order untuk persiapan jelang Lebaran nanti,” ungkap Permana di sela-sela bazar, kemarin. Saat ini, penjualan daging berkurang. Paling banyak 25 ekor dari kebutuhan per hari 40 ekor.

Karena itu, berkurangnya pasokan daging ini membuat pemerintah menambah stok daging dengan impor. Untuk itu, pihaknya akan berkoodinasi dengan asosiasi pedagang daging sapi di Sumsel terkait penambahan stok daging ini. ”Yang jelas, kami ingin memberikan pilihan kepada konsumen. Mereka (konsumen, red) bisa menentukan daging sesuai keinginan,” paparnya.

Masalah lain, lanjut Permana, pihaknya masih terkendala tempat penyimpanan daging sapi. Pasalnya, hingga saat ini fasilitas (tempat pendingin) daging belum maksimal. Walaupun ada, tidak ada support listrik untuk di Jakabaring. ”Kami akan mempercepat proses angkut. Diperkirakan H-7 Lebaran. Pasalnya, H-5 Lebaran tidak boleh ada lagi truk angkutan lewat,” ungkapnya.

Tambah Permana, OP ini upaya memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan sembako lebih murah. Karena selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, kebutuhan meningkat otomatis harga akan naik. ”Jadi kembali kepada masyarakat mau membeli daging segar di pasar langsung atau daging impor yang telah kita siapkan,” ucapnya.

Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre SumselBabel, Mansur Siri menambahkan, pihaknya terus mengupayakan keseimbangan gejolak harga bahan pangan yang terus merangkak naik di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Salah satunya dengan menyediakan pasokan daging segar beku impor. Hingga saat ini, stok daging sapi impor sudah terjual sebanyak 5 ton dengan harga Rp80 ribu per kilogram. Jika dihitung, sudah 300 ekor sapi yang dipotong.

”Melihat kebutuhan pasar yang semakin meningkat, kami akan menambah stok daging sapi hingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Keuangan dan Akutansi PT PTN 7 Distrik Sumsel, Nur Kholis mengatakan, pada bazaar ini pihaknya menyediakan 5 ton gula. Hari pertama ada 2 ton gula.

”Secara nasional kami juga mengelar kegiatan serupa (pasar murah, red) denga menyiapkan 25 ton gula,” paparnya. Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki, menyatakan adanya pasar murah ini sangat membantu masyrakat Kota Palembang untuk melaksanakan puasa di tengah tingginya sejumlah harga kebutuhan pokok. “Kita siapkan beragam kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat selama dua hari. Kita juga berharap bisa membantu meringankan beban,” tukasnya. (yun/air/ce4/jpg)



Apa Pendapatmu?