Polemik Kadin Temukan Titik Terang

indopos.co.id – Polemik yang menerpa organisasi yang menjadi payung bagi dunia usaha Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) segera akan berakhir. ”Saya berharap bersatunya Kadin akan membuat teman-teman Kadin bisa bersama-sama berjalan saling beriringan serta bahu membahu sehingga pertumbuhan ekonomi lebih terfokus,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husein, Kamis (16/6).

Dikatakannya, rencana bersatunya Kadin Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh bersama Pemerintah dan seluruh komponen bangsa akan jauh bisa membantu kinerja Pemerintah dari sektor swasta dalam memajukan perekonomian nasional. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin pimpinan Eddy Ganefo, Charles Saerang menyambut niat baik pernyataan Menperin Saleh Husin.

Baca Juga :

Namun menurut Charles niat penyatuan kembali Kadin Indonesia sudah jauh hari terindikasi dari kedatangan Kadin Rosan ke kediaman Osman Sapta Odang (OSO) beberapa waktu lalu. Adapun OSO merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia pimpinan Eddy Ganefo dan juga Wakil Ketua MPRRI. ”Niat penyatuan kembali Kadin Indonesia sudah jauh hari terindikasi dari kunjungan Kadin Rosan ke kediaman Osman Sapta Odang (OSO) bulan Mei lalu,” ujar Charles.

Di tempat yg sama juga di kediaman Menteri Perindustrian, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia pimpinan Eddy Ganefo, K Wirawan juga menyambut baik pernyataan dari Menteri Perindustrian Saleh Husin. Menurut Wirawan dengan adanya penggabungan, maka pertumbuhan ekonomi yang di cita-citakan Presiden Joko Widodo bisa lebih fokus dan tercapai.

Baca Juga :

”Pasca penyatuan ini harapannya tentu lebih memperkuat ekonomi kerakyatan selaras dengan Nawacita dari pemerintahan Presiden Joko Widodo,” ujar Wirawan. Seperti diketahui sebelumnya, saat ini Kadin Indonesia terbelah menjadi dua kubu antara kubu Eddy Ganefo dan kubu Rosan Roeslani. Adapun Eddy Ganefo terpilih hasil Munas VIII Oktober 2015 sebagai Ketua Umum Kadin menggantikan Rizal Ramli yang mengundurkan diri karena AD/ART menegaskan ketua tak bisa merangkap sebagai pejabat publik. Sedangkan Rosan Roeslani terpilih menjadi Ketum Kadin hasil Munas VII di Bandung, November 2015. (vit)


loading...

Komentar telah ditutup.