Alexa Metrics

Kinerja BLH Sulawesi Utara Dinilai Lemah

Kinerja BLH Sulawesi Utara Dinilai Lemah

indopos.co.id – Kinerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut lemah. Pasalnya, instansi tersebut dinilai tidak menjalankan tugas pengawasan dan penindakan, terhadap sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengusaha hotel dan restoran.

Yang membuang limbah secara sembarangan. Pemerhati lingkungan Jull Takaliuang mengungkapkan, pengawasan melekat seharusnya dilakukan istansi tersebut. Pasalnya, restoran dan hotel setiap hari menghasilkan limbah yang bisa saja langsung dibuang tanpa melalui proses pengolahan. Hal ini berdampak pada meningkatkan potensi pencemaran lingkungan.

”Jadi tidak heran kalau sungai dan laut airnya berbau, atau penuh dengan sampah. Karena, kemungkinan limbah langsung dibuang ke saluran menuju laut. Ini harus diawasi dengan ketat,” kata Takaliuang. Ia membeberkan, memang hal ini bukan hal yang baru. Menurutnya, dari dulu tindakan pengawasan dari BLH tidak ketat. “Dari dulu hingga sekarang masih lemah. Bisa dibilang kinerjanya tidak berjalan. Kasus limbah itu, baru hal-hal kecil yang ada di muka mata. Bagaimana dengan limbah tambang dan reklamasi,” ungkapnya.

Seharusnya, lanjutnya, BLH memfasilitasi pembuatan Amdal. “Juga, proses pengawasan dan penindakan ditingkatkan. Hal itu pun, kalau kita tidak mau lingkungan kita semakin hancur. Pemerintah harus serius memperhatikan lingkungan. Kebersihan limbah harus diperhatikan. Etos kerja harus dirubah, dan Tupoksi harus benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala BLH Sulut Roy Mewoh menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan di sejumlah restoran yang limbahnya secara langsung dibuang tanpa diolah dulu. “Apalagi restoran yang berada di pinggir pantai, dan sudah menghasilkan limbah melebihi batas toleransi. Berarti mereka sudah masuk dalam pencemaran lingkungan. Nanti akan kita lihat dan periksa,” pungkas Mewoh. (tr-05/tan/jpg)



Apa Pendapatmu?