Fokus

Aroma Gas Misterius Bikin Takut Warga

Redaktur:
Aroma Gas Misterius Bikin Takut Warga - Fokus

indopos.co.id – Tanah seluas empat meter di RT 01 RW 01 Kelurahan Mentaya Seberang, mengeluarkan aroma gas yang misterius. Warga pun panik. Sebab gas itu diyakini berbahaya bila tersambar api. Gas tersebut juga menyemburkan asap panas. Aroma gas tersebut sudah merebak tiga hari terakhir. Itu membuat warga mual mual dan sesak napas ketika terlalu lama di areal dekat sumber gas itu. Apalagi lokasinya di sekitar permukiman warga. Nisa (32), pemilik tanah di mana gas itu keluar, mengatakan bahwa kejadian itu tidak lazim bagi warga di sekitar lokasi. Mereka khawatir jika tidak ada tindakan dari petugas untuk memastikan gas itu berbahaya atau tidak. ”Dikira ada kabel (listrik) yang menyetrum, sudah dilakukan pengecekan tetapi tidak juga ada kepastiannya. Dari pihak kepolisian dan kelurahan sudah ada ke sini, katanya masih menunggu pihak terkait untuk selanjutnya,” jelas Nisa saat dijumpai di kediamannya tidak jauh dari lokasi gas itu keluar, Sabtu (18/6). Nisa menerangkan, aroma misterius itu seperti bangkai hewan mati. Di lokasi itu, tanah terasa panas siang-malam. ”Ketika sudah maghrib dan subuh kelihatan ada semburan asap yang keluar dari dalam tanah itu. Kami tidak berani, karena belum tahu itu asap apa,” ceritanya kepada Radar Sampit. Dua pekan lalu, warga mengadakan acara dan mendirikan panggung tepat di lokasi gas itu keluar. Sepekan lalu, mereka membongkar tiang yang tertancap di tanah. Kemudian tiga hari lalu aroma misterius itu menyeruak bersama hawa panas yang ditimbulkan. Bahrudin (41), aparatur Desa Seragam, Kecamatan Saranau, mengaku tidak menyangka ada hal semacam itu. ”Ketika ditusuk menggunakan kayu ke dalam tanah tersebut, kayu itu basah namun bukan air biasa. Airnya panas seperti yang sedang dimasak di atas kompor,” ungkapnya. Untuk membuktikan hawa panas itu, Bahrudin memasak telur di atas lubang yang mereka buat. Sekitar 40 menit kemudian telur itu masak seperti direbus. Bahkan banyak bangkai hewan yang mati ketika mendekati lokasi itu. ”Telur masak, ini (memperlihatkan telur) sudah seperti direbus, cuma ditaruh di atas lubang sebesar telur itu dan tunggu beberapa menit sudah matang. Bahkan air juga sama, sekarang sudah kering air dalam kaleng itu. Selain itu sudah ada tiga bangkai katak yang mati ketika mendekati tempat ini,” ungkapnya. Lokasi gas misterius itu kini dipagari dengan tali dan kayu agar anak-anak tidak mencoba mendekatinya. Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Ketapang Kompol Rio Alexander mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk melihat sekitar lokasi gas misterius itu. ”Anggota Bhabinkamtibmas didampingi Kapospol Mentaya Seberang sudah mengecek lokasi, hingga saat ini masih belum ada tindak lanjut, mungkin Lurah Mentaya Seberang sudah laporan ke yang bersangkutan, tetapi untuk saat ini aman saja,” terang Rio singkat. (mir/dwi)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Staf PN Urunan Bangun Musala

Jakarta Raya / Aksi Penangkapan Ular Sanca

Megapolitan / Rem Blong, Truk Hajar Tiga Rumah Warga

Banten Raya / Proyek Jembatan Tangerang-Serang Roboh

Megapolitan / Bocah Tewas Terseret Arus Sungai Cileungsi


Baca Juga !.