Alexa Metrics

Selalu Terapkan Strategi Berbeda Kunci Bali United

Selalu Terapkan Strategi Berbeda Kunci Bali United

Indopos.co.id-Bali United saat ini mengemas sembilan poin dan berada di peringkat 10 besar klasemen sementara ISC A 2016. Terlepas dari penampilan buruk dari para tukang gedor Bali United, ada posisi yang sangat sentral mengapa Bali United bisa berada di papan tengah. Pertahanan Bali United terlihat kokoh dalam dua pertandingan. Serdadu Tridatu hanya kebobolan satu gol.

Dalam latihan pasca menahan imbang Madura United pada Rabu sore (22/6), beberapa kali barisan pertahan Bali United melakukan latihan terpisah bersama Asisten Pelatih Bali United Eko Purjianto. Memang pada saat latihan kemarin, Manajer Bali United Indra Sjafri tidak hadir karena sedang memantau tim U-21 Bali United di lapangan Banteng, Seminyak.

Menanggapi hal tersebut, Eko Purjianto mengapresiasi permainan bertahan dari anak asuhnya. Menurutnya, setiap melakukan pertandingan, Bali United akan selalu mencari strategi yang berbeda untuk meredam serangan lawan.

“Ini bagian dari strategi kami. Intinya kami akan tetap berjuang semaksimal mungkin,” ungkap Eko.

Dari keempat pemain bertahan yang dimiliki Bali United, bek kiri asal Semarang Ricky Fajrin yang menjadi sorotan dalam tujuh pertandingan terakhir. Dirinya sejak awal tidak pernah tergantikan posisinya untuk mengawal sisi kiri pertahanan. Selain itu, ada nama Hasyin Kipuw yang menurut Eko sudah mulai beradaptasi semenjak diboyong dari Arema Cronus.

“Ricky saya lihat sangat konsisten dalam mengawal pertahanan. Tetapi pada intinya, setiap pemain harus disiplin, kerja keras, dan selalu bisa reposisi,” terangnya. Bek tengah Bali United, Kiko Insa juga sependapat dengan Eko Purdjianto. Menurutnya, kokohnya pertahanan Bali United selama ini, tidak terlepas dari peran semua pemain.

“Kami saling percaya satu sama lain dan kami intinya harus saling bekerja sama di lapangan,” ungkapnya.

Ricky-Fadil Layak Masuk Timnas

Mencuatnya nama Ricky Fajrin dan sang kapten Bali United Fadil Sausu dalam rencana timnas Indonesia dibawah arahan Alfred Riedl, membuat kedua pemain tersebut bangga. Apalagi, Ricky yang masih berusia 20 tahun pun mengaku siap jika dipanggil untuk membela Indonesia. “Saya siap jika memang dibutuhkan untuk memperkuat timnas,” tuturnya. Dari statistic pertandingan selama ini, Ricky melakukan tekel sukses sebanyak 11 kali.

Dirinya juga mengatakan, dari segi permainan pemain asal Semarang, Jawa Tengah tersebut harus bisa konsisten dalam bermain. “Saya masih muda, saya harus butuh konsistensi dalam bermain jika saya terpilih nantinya,” terang Ricky. Di satu sisi, Fadil Sausu juga sependapat dengan Ricky. Gelandang asal Palu, Sulawesi Tengah tersebut mengaku siap jika dipanggil oleh timnas suatu saat nanti.

Tetapi, dirinya mengaku ingin fokus terlebih dahulu untuk membela Bali United. “Sejauh ini, saya hanya ingin fokus dulu di Bali United. Sejauh ini sih belum ada tanda-tanda dari pelatih timnas (Alfred Riedl, red). Saya belum mau memikirkan hal itu,” ungkapnya.

Asisten Pelatih Bali United, Eko Purjianto pun mendukung jika kedua pemain bisa memperkuat Timnas Indonesia. Menurutnya, hal tersebut adalah suatu kebanggan tersendiri. “Mereka layak untuk membela timnas. Apalagi Ricky masih berusia 20 tahun. Yang terpenting, mereka berdua sangat dibutuhkan oleh Bali United untuk saat ini,” jelasnya. (lit/jpg)



Apa Pendapatmu?