Peralatan Dipercepat, Atlet PON DKI Lega

Indopos.co.id– Masalah peralatan olahraga yang selama ini menjadi kendala bagi kontingen PON DKI Jakarta akan segera teratasi. Dari 16 paket pengadaan yang diproses lewat lelang 10 di antaranya telah selesai. Sisanya 6 paket lagi dalam tahap penyelesaian.

Hal ini dikemukakan Ketua Kontingen PON DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo dan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Tedi Cahyono pada acara press gathering yang berlangsung di Jakarta, kemarin (23/6).

Baca Juga :

PABSI Bantu Selesaikan Masalah Deni

“Saya sadar bila peralatan terlambat datang maka sulit untuk adaptasi dengan peralatan baru untuk bertanding. Karena sebagai mantan atlet saya merasakan betul kondisi itu,” kata Tedi Cahyono yang kini juga menjabat Sekum Pengprov Squash ini.

Namun ia mengakui kesulitan yang dihadapi selama ini banyak peralatan yang tidak sesuai dengan speck yang dibutuhkan atlet untuk bertanding maupun untuk latihan.

Baca Juga :

Menyikapi kondisi tersebut, Djamhuron mengatakan bahwa pada rapat KONI DKI dengan Pengprov-pengprov pada Senin (20/6), setiap Pengprov yang membutuhkan peralatan baru akan dipertemukan dengan pemenang lelang. Dengan begitu, atlet atau pelatih bisa memesan sendiri peralatan latihan sesuai dengan kebutuhan.

“Kita juga sudah bertemu dengan para pemenang lelang. Dan mereka sepakat untuk bertemu dengan cabor-cabor yang membutuhkan peralatan sesuai dengan yang dibutuhkan. Termasuk juga merk peralatan yang akan digunakan,” timpak Djamhuron.

Baca Juga :

Hoki Jadwalkan Try Out ke Belanda

Djamhuron menambahkan, secara keseluruhan kontingen PON DKI sudah siap tempur berlaga di Tanah Legenda Jawa Barat. Setiap cabor kini sudah memasuki fase latihan kompetisi, sehingga sudah banyak cabor yang melakukan try out atau training camp (TC) ke luar negeri.

“Sementara ini ada sembilan cabang olahraga yang sedang menjalani TC di luar begeri. Dan ada beberapa cabang olahraga lainnya yang akan menyusul. Sedangkan untuk cabang-cabang olahraga yang mendapat kesempatan try out ke luar negeri, akan berangkat ke beberapa negara yang prestasi olahraga cabang tersebut dianggap terbaik untuk meningkatkan prestasi atlet kita,” ucap Djamhuron.

Menyangkut sepinya nuansa PON di DKI Jakarta tiga bulan menjalang PON Jawa Barat berlangsung, Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid sangat menyadari hal tersebut. Untuk itu, ia mengajak wartawan untuk bersama-samai menggairahkan kontingen PON DKI dengan berita-berita yang sifatnya mendukung kontingen PON DKI berlaga di Jawa Barat nanti.

“Memang perlu banyak informasi ke masyarakat tentang PON Jawa Barat. Untuk itu diperlukan kerja sama wartawan untuk menyampaikan informasi yang sebaik-baiknya kepada pubkil,” kata Hidayat. (bam)


loading...

Komentar telah ditutup.