Kemendikbud Siapkan Beasiswa untuk Peraih Medali Emas Olimpiade Internasional

JAKARTA, indopos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengirim enam perwakilan ke olimpiade internasional di luar negeri. Rencananya, enam perwakilan yang meliputi bidang seni rupa, bidang Biologi, Kimia, Fisika, Matematika dan debat Internasional akan berkompetisi pada 22 Juni hingga 29 Juli mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, perwakilan siswa Indonesia untuk membawa nama besar Indonesia. ”Sekalipun kalian anak muda. Tapi kalian membawa sejarah panjang dan cita-cita besar bangsa Indonesia. Itu sebuah kehormatan, dan jangan jadikan beban,” ujar Anies Baswedan, kemarin.

Baca Juga :

Anies menegaskan, untuk mencapai hasil yang maksimal, harus ditumbuhkan optimisme dan target yang maksimal. “ Jangan gunakan hasil yang terbaik, tapi harus target yang tinggi yakni emas,” ucapnya.

Selain mengikuti ajang Internasional, dikatakan Anies sebagai generasi muda harus membangun jaringan yang luas. Pasalnya, pada ajang bergengsi tersebut pasti diikuti oleh siswa-siswa yang berprestasi. ”Generasi yang besar adalah generasi yang memiliki jaringan Internasional. Jangan hanya perkenalan saja, tapi pertemanan hingga bangun jaringan,” tandasnya.

Baca Juga :

1.500 Objek Bersejarah Kembali ke Indonesia

Di tempat yang sama, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhamad menambahkan, untuk memilih bibit siswa yang berprestasi dimulai dari seleksi dari bawah. Dari pemenang Olimpiade nasional untuk 30 besar hingga penjaringan untuk 4 hingga 5 siswa yang berprestasi. ”Dari 30 siswa kita seleksi hingga 15 orang saja. Selanjutnya, dari karantina kita seleksi kembali hingga 7 orang dan terakhir kita jaring 4 atau 5 siswa yang berprestasi,” ujarnya.

Dikatakan Hamid, siswa yang berkompetisi di ajang Internasional akan disediakan beasiswa hingga S3. Bentuk apresiasi tersebut diperuntukkan mereka yang meraih emas, sementara peraih perak memperoleh beasiswa S2 dan perunggu beasiswa S1.

Baca Juga :

”Untuk beasiswa kami salurkan lewat LPDP di bawah Kementerian Ristek dan Dikti. Selain birokrasinya cepat, pencairannya pun tepat waktu,” bebernya. (nas)


loading...

Komentar telah ditutup.