Rindu Istri, Ini yang Dilakukan Habibie

indopos.co.id – Bagaimanapun juga, Bacharuddin Jusuf Habibie (Rudy) adalah manusia biasa.

Kepergian orang yang dicintainya, Hasri Ainun Habibie pada 22 Mei 2010 pukul 17.30 waktu Muenchen, Jerman Ainun setelah melewati masa kritis selama sehari membuat duka mendalam.

Baca Juga :

Menjadi manusiawi bila Rudy Habibie benar-benar sedih. Namun, bagaimana sosok Habibie mengatasi kesedihan itu?

Berikut enam fakta yang menarik untuk disimak dari Jawa Pos (grup radarlampung.co.id) kala menyajikan laporan khusus trilogi celebrate 80 years BJ Habibie.1. Setiap Jumat, Habibie rutin berziarah ke makam Ainun. Selain melantunkan serangkaian doa, Habibie selalu membacakan puisi cinta berjudul Manunggal.

Baca Juga :

2. Saat berziarah, Habibie tidak lupa mengalungkan tasbih dan syal peninggalan Ainun. Syal tersebut tidak pernah dicuci dan selalu dibawa tidur.

3. Setiap pergi ke suatu daerah, pengawal Habibie selalu membawa serta foto-foto Ainun untuk ditata di kamar yang akan ditinggali Habibie.

Baca Juga :

4. Habibie masih sering memimpikan Ainun. Dia juga menangis seperti anak kecil ketika sedang merindukan istrinya itu.

5. Berdoa dan membaca Alquran adalah cara Habibie untuk melipur rindu pada Ainun.

6. Tidak ada foto lain kecuali potret Ainun, Tuti Marini (mami), dan foto berdua Ainun-Habibie di kamar tidur Habibie. (jpg/ade)

Komentar telah ditutup.