Penonton Lempar Botol, Persiba Didenda 10 Juta

Indopos.co.id–  Sudah jatuh tertimpa tangga. Persiba tak hanya harus menerima kekalahan saat ditekuk Bhayangkara Surabaya United (BSU) dengan skor 0-2 pada Senin (20/6) lalu, tapi juga harus menerima hukuman berupa denda Rp 10 juta akibat ulah suporter Persiba.

Ya, saat pertandingan tersebut, penonton melakukan pelemparan ke dalam lapangan. Hal itu menjadi catatan pengawas pertandingan dan berbuntut hukuman berupa denda yang dikeluarkan Komisi Disiplin (Komdis) PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Indonesia Soccer Championship (ISC). Pelemparan oleh penonton tersebut terjadi di menit 85, akibat suporter Persiba kecewa dengan kinerja wasit di lapangan.

Baca Juga :

Manajer Persiba Bambang Suhendro menyebutkan, kejadian ini membuat tim harus membayar denda sebesar Rp 10 juta dan harus dibayar dalam kurung waktu satu minggu setelah menerima surat pada Jumat (24/6) lalu.

“Kami sudah mengajukan klarifikasi ke pihak Komdis, bahwa yang dilempar bukan botol melainkan gelas minuman. Namun, hal tersebut tidak diterima dan tim tetap harus membayar uang denda,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (26/6).

Baca Juga :

Persipura Batal Bermarkas di Stadion Gajayana

Pasca kejadian yang merugikan tim, Bambang pun meminta panitia pelaksana agar lebih ketat saat penjagaan di pintu masuk, dengan memindahkan isi botol minuman ke dalam plastik.  Bahkan petugas keamanan pun yang berada di dalam stadion  diminta untuk lebih sigap, agar kedepannya tak akan terjadi lagi pelemparan seperti ini.

“Para penonton  yang menyaksikan  pun semestinya dapat lebih dewasa. Karena pelemparan ataupun segala macamnya itu, dampak negatifnya akan berimbas kepada tim. Apalagi saat pertandingan melawan Bhayangkara, ada Komdis yang melihat secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga :

“Jangan sampai kejadian seperti Madura United yang harus rela menjalani partai usiran akibat menyalakan  red flare saat pertandingan, juga terjadi pada Persiba,” sambungnya. (ham/cal/jpg)

Komentar telah ditutup.