Alexa Metrics

PSM, Ujian Awal Djanur Melatih Persib

PSM, Ujian Awal Djanur Melatih Persib

Indopos.co.id– Djadjang Nudjaman bakal menghadapi ujian perdana pasca kembali membesut Atep Cs. Itu saat Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan lanjutan ISC A 2016 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api  (GBLA), Sabtu (2/7) besok.

Pelatih Persib itu menyatakan, sudah punya gambaran seputar skema dan pemain yang akan bermain dalam pertandingan nanti. “Insya Allah, harus (mempersiapkan pertandingan). Secepatnya harus saya bisa menentukan itu (line up),” ungkapnya.

Hanya saja, pelatih yang karib disapa Djanur itu menyebut, timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan sebelum pertandingan. Apa? “Kita coba pelan-pelan, tapi saya ingin segera (kelemahan) teratasi. Kita ingin kembalikan alur bola kita yang selama ini kita peragakan sebelumnya sewaktu masih ditangani saya,” katanya.

Selain alur bola, mantan pelatih Pelita Jaya itu merasa perlu membenahi setiap lini. Mulai dari lini serang hingga pertahanan. “Semua lini harus kita perbaiki karena (lini) belakang juga kita sudah kemasukan tujuh gol. Itu juga PR (pekerjaan rumah) buat saya,” imbuhnya.

Djanur juga mewaspadai motivasi kebangkitan PSM. “Saya melihat PSM setelah tiga kali kalah harus diawasi motivasi mereka, seperti halnya Gresik. Setelah kalah telak dari Borneo bisa bangkit dan berhasil mengalahkan kita. PSM tetap tim yang siap untuk datang ke Bandung,” ungkapnya.

Dalam lawatannya ke Bandung, PSM tak akan diperkuat empat pemain asing setelah manajemen memecat keempat pemain itu. Yakni, Lamine Diarrasouba (striker/Pantai Gading), Alex da Silva (gelandang/Brasil) dan Paulo Martins (bek/Timor Leste) dan teranyar bek asal Pantai Gading, Boman Irie Aime.

Meski begitu, Djanur enggan menganggap enteng lawannya. Sebab pelatih kelahiran Sumedang itu tidak melihat individu pemain. “Saya tidak pernah melihat sebuah tim dengan hadirnya pemain asing atau pemain bintang sekali pun saya tetap melihat secara tim,” katanya.

Djanur pun mengaku pertandingan nanti menjadi pertandingan sulit. Sebab dirinya harus membangkitkan kondisi mental pemain pasca kekalahan dari Persegres. “Pasti pada dasarnya semua pertandingan sulit, mental pemain kita lagi tidak bagus setelah mendapatkan kekalahan,” pungkasnya. (pra/jpg)



Apa Pendapatmu?