Alexa Metrics

PBSI DKI Incar 3 Medali Emas

PBSI DKI Incar 3 Medali Emas

Indopos.co.id–  Pengrov PBSI DKI terus mempersiapkan diri untuk berlaga di PON 2016 Jawa Barat, September mendatang.  Hal ini dllakukan agar target tiga medali emas tercapai. “Kita telah menyiapkan 16 atlet putra dan putri. Target tiga emas itu dari nomor perseorangan dan ganda,” ujar Ketua PBSI DKI  Alex Tirta, kepada wartawan, di Jakarta, kemarin.

Meski menargetkan tiga medali emas, tapi Alex tetap mewaspadai tuan rumah Jawa Barat dan Jawa Timur. Pasalnya, kedua daerah tersebut sejak dulu menjadi rival berat. “ Jabar dan Jatim saingan kami di PON. Karena itu, kami tetap mewaspadai mereka,” kata Alex.

Berbicara masalah pencurian umur, Alex menilai itu sangat penting diperhatikan karena akan berdampak terhadap prestasi bulutangkis Indonesia ke depan. “Saya pernah berbicara dengan PP PBSi untuk menjembatani pertemuan dengan klub-klub besar untuk mengatasi masalah pencurian umur. Tapi, hal itu belum terwujud,” katanya.

Menurut Alex, masalah pencurian umur itu bisa diatasi dengan adanya kerjasama dengan pihak kepolisian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). “Kita bisa kok mengecek usia mereka sebenarnya melalui Kemendagri dan Kemendiknas,” tandasnya.

Pemilik klub bulutangkis Exist ini memang telah menunjukkan komitmennya dengan menggeler Victor Exist Jakarta Open Junior International Championships 2016 dan kejurprov bulutangkis DKI Jakarta rutin. Bahkan, Pengprov PBSI DKI Jakarta juga telah melakukan kerja sama dengan Korean Badminton Association (Korea) dan dua klub bulutangkis terbesar Thailand yakni Bhantongyord dan Granular. Klub Bhantongyord telah melahirkan juara Indonesia Open 2015, Ratchanok Intanon dan pemain junior terbaik Thailand, Pattarasuda dan Kunlavuit.

“Kerja sama dengan Korea dan Thailand ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pebulutangkis DKI Jakarta dengan menambah pengalaman bertanding pemain. Sebab, melalui kerjasama itu para pemain DKI Jakarta bisa melakulan training camp di Korea dan Thailand. Begitu juga sebaliknya, pemain Korea dan Thailand bisa menjalani training camp di klub Exist Jakarta,” kata Alex sembari menyebut Jepang dan Malaysia. (bam)

 



Apa Pendapatmu?