Ribuan TKK Tak Dapat THR

indopos.co.id – Ribuan tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tidak menerima tunjangan hari raya (THR) hari raya Idul Fitri. Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) setempat berdalih tidak memiliki aturan untuk merealisasikannya. “Tidak ada aturannya. Jadi memang tidak ada THR yang diberikan ke seluruh TKK di Kota Bekasi.

Totalnya kalau tidak salah sampai 5000 orang TKK,” kata Kepala BPKAD Kota Bekasi, Widodo Irijanto, kepada indopos.co.id. Widodo menambahkan, aturan ini sudah sesuai dengan aturan non apratur sipil Negara (ASN). Aturan itu menyebutkan pelarangan pemberian dan penerima THR kepada tenaga kerja kontrak. “Kalau kita paksakan kasih THR kepada TKK, nanti bisa ada temuan. Siapa yang mau mengembalikan uangnya kepada kas negara,” katanya.

Baca Juga :

Pergeseran Tanah, Satu Rumah Nyaris Ambruk

Menurutnya, tidak adanya pemberian THR kepada seluruh tenaga kerja kontrak itu bukan karena ketiadaan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Bekasi. Melainkan, kata Widodo karena sudah ada aturan dari pemerintah pusat. Malah kata dia, bila dipaksakan berpotensi melanggar hukum. Namun, untuk pencairan THR atau gaji ke 13 untuk PNS sudah dialokasikan melalui pemerintah pusat. Bahkan, kata dia, pencairan itu sudah dilakukan satu pecan lalu.

“Gaji ke 13 seluruh PNS sudah cair sepekan lalu,” imbuhnya. Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, setiap hari raya memang tidak ada THR untuk seluruh TKK di Pemerintah Kota Bekasi. Kebijakan itu lantaran menyesuaikan dengan aturan aparatur sipil Negara. “Meski tidak dapat THR, tapi kan kami tetap pada komitmen menyejahterakan TKK dengan meningkatkan besaran honorarium mereka setiap tahun,” katanya.

Baca Juga :

Rahmat menambahkan, sejauh ini soal kesejahteraan TKK khusus yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tidak pernah luput dari kebijakan pemerintah daerah. “Sampai-sampai pemerintah daerah mengupayakan setiap tahun honor mereka (TKK) naik agar pada 2017 mendatang bisa setara dengan UMK Kota Bekasi Rp3,3 juta,” katanya. (dny)

Komentar telah ditutup.