Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Ini Masih Terbilang Tinggi

indopos.co.id – Kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jambi masih tinggi. Ini terbukti dari data yang didapat harian ini di Polda Jambi. Periode Januari hingga Juni 2016, terjadi 503 Kecelakaan Lalu Lintas, 148 korban tewas.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi SIk, melalui Kasubbid Penmas, Kompol Wirmanto, mengatakan, data yang diperoleh Polda Jambi dari Polres jajaran, periode Januari hingga Juni terjadi 503 peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :

Data itu diperoleh dari Polres jajaran. Ini selama 2016 periode Januari hingga Juni,  ujar Kompol Wirmanto, kepada wartawan, kemarin (1/7).

Dari jumlah tersebut, sambungnya, ada 866 korban. 148 diantaranya meninggal dunia. 112 mengalami luka berat dan 606 luka ringan. Untuk kerugian materil mencapai Rp 2.489.469.000. Jumlah pelanggaran keseluruhan yang terjadi ada26.047 .

Baca Juga :

Kecelakaan Lalu Lintas Akibat Ponsel Meningkat

Jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan data laka lantas tahun 2015 lalu periode Januari hingga Desember. Dimana, terjadi 924 kasus dengan korban 1.715. Rinciannya, 373 korban meninggal dunia, 283 mengalami luka berat dan 1.059 luka ringan. Untuk kerugian Negara mencapai Rp 6.061.940.000 . Jumlah pelanggaran yang terjadi ada 29.083 .

Lebih lanjut mantan Kapolsek Pemayung ini menjelaskan, ada tiga faktor utama yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas ini. Pertama, sebutnya, faktor pengendara itu sendiri yang lalai, faktor kendaraan karena tidak layak digunakan. Namun masih digunakan.

Terakhir faktor alam, Faktor alam faktor cuaca mungkin baru selesai hujan. Jalan rusak atau ber lobang, jelasnya.

Dia menghimbau, kepada pengendara untuk berhati-hati. Serta yang paling penting adalah mematuhi peraturan lalu lintas. Selanjutnya, melengkapi surat-surat kendaraan, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Kepada pemudik untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Jika kelelahan bisa berhenti di pos dan kantor polisi, tandasnya.(pds)

Komentar telah ditutup.