Alexa Metrics

Haley Bartlett Kanu, Momen Terbaik Setelah Izabella

Haley Bartlett Kanu, Momen Terbaik Setelah Izabella

indopos.co.id – Kesuksesan The Dragon, sebutan Wales, menapak ke semifinal membuat rakyat negara yang masuk kedalam Persemakmuran Inggris itu bangga. Selain berstatus debutan, Wales juga satu-satunya tim Britania Raya yang tetap bertahan di perhelatan turnamen mayor Benua Biru tersebut.

Termasuk bagi Haley Bartlett. Apalagi, dia bisa melihat sang kekasih, Hal Robson-Kanu menampilkan permainan terbaik dengan mencetak dua gol dalam empat laga yang telah dijalani.

Bartlett mengatakan, performa cemerlang Robson-Kanu menjadi momen terbaik dalam hidupnya setelah kelahiran putri mereka, Izabella, Januari 2015. ”Mungkin Hal (panggilan Robson-Kanu) juga bakal setuju denganku,” kelakar Bartlett seperti dilansir Daily Mirror.

Perempuan 27 tahun yang pernah mengikuti ajang Miss Skotlandia empat tahun lalu itu mengatakan, momen tersebut makin sempurna karena dia melihat Robson-Kanu bermain dengan wajah yang begitu gembira.

Maklum saja. Mulai Juni ini, striker 27 tahun tersebut resmi berstatus Unattached alias tidak memiliki klub setelah kontraknya bersama Reading habis.

”Jujur saja, aku tidak begitu mengerti bola. Namun, golnya terlihat sangat menakjubkan,” kata Bartlett. ”Aku tersentuh sekaligus bangga kepadanya. Sebab, dia sudah bekerja sangat keras untuk bisa sampai disini,” lanjutnya.

Bartlett juga makin gembira karena dia bisa berkenalan dengan para WAGS, atau istri dan pacar pemain Wales lainnya, seperti Emma Rhys-Jones yang merupakan pasangan dari winger Gareth Bale.

Perempuan yang berasal dari Airdrie, sebuah kawasan di Selatan Skotlandia itu menjelaskan, bersama WAGS, dia menemukan sebuah keluarga dengan kehangatan di dalamnya.

”Ini pertama kalinya aku bertemu mereka. Sangat menyenangkan bisa melihat anak mereka yang begitu lucu,” celotehnya.

Apakah bakal melanjutkan ke jenjang yang lebih serius setelah hampir dua tahun dia bersama? Ditanya demikian, Bartlett yang kini berprofesi sebagai manajer akuntansi di perusahaan kentang milik keluarganya itu mengaku ada pikiran seperti itu.

”Namun, seharusnya lebih tepat ditanyakan kepada Hal. Sebab, dia yang seharusnya melamarku,” kelakarnya.

Bartlett melanjutkan, pikiran untuk mengikat janji suci tersebut mungkin baru bakal terlaksana setelah Euro berakhir. ”Sebab, waktu kami jadi lebih banyak dan semua hal sudah tertata dengan baik,” imbuhnya. (apu)



Apa Pendapatmu?