Antisipasi Vaksin Palsu, BPOM Lakukan Pengawasan hingga ke Kabupaten

indopos.co.id – Mengantisipasi beredarnya vaksin palsu di Provinsi Sulteng, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Sulteng sudah melakukan pengawasan dan pemeriksaan di rumah sakit-rumah sakit, klinik, dan puskesmas yang ada di Kota Palu serta ke kabupaten.

Kepala BPOM Daerah Sulteng, Safriansyah mengatakan, untuk saat ini belum ditemukan adanya vaksin palsu beredar di Kota Palu dan beberapa kabupaten yang sudah dilakukan pengawasan. Namun untuk memastikan semua rumah sakit, klinik, dan puskesmas di sejumlah daerah di Sulteng, maka BPOM terus melakukan pemeriksaan. Pengawasan pun dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Palu dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

“Kami telah melakukan pengawasan sejak awal, begitu mendengar berita soal vaksin palsu. Untuk saat ini masih aman. Namun ke depan kami tetap melakukan pengawasan di klinik yang belum kami kunjungi,” terangnya ditemui di Palu kemarin (3/7).

Terkait dengan pengawasan vaksin palsu, BPOM juga telah berkoordinasi dengan Badan POM Pusat dan BPOM di provinsi lainnya yang ada di sejumlah daerah dan kota di Indonesia. Tidak hanya itu, BPOM juga telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk ikut melakukan pengawasan. “Kami berharap di Sulteng tidak ditemukan adanya vaksin palsu,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :

Safriansyah mengimbau kepada setiap rumah sakit, klinik, dan puskesmas di Sulteng untuk tidak menerima tawaran vaksin dari seseorang. Apalagi tanpa izin dan sumber yang jelas. “Meskipun pegawai kami terbatas turun ke lapangan, namun kami tetap berusaha menjangkau rumah sakit, klinik dan puskesmas yang ada di Palu maupun di kabupaten-kabupaten,” tandasnya. (cr1)

 

Komentar telah ditutup.