Thomas Mueller Tak Doyan Gol

 

indopos.co.id – SCORELESS but not useless. Prinsip itu sepertinya layak disematkan kepada sepak terjang Thomas Mueller selama Euro 2016. Dari lima pertandingan yang dilakoni Jerman, belum sekalipun nama Mueller tercetak di papan skor. Paling banter hanya assist kepada Mario Gomez saat Jerman mengalahkan Irlandia Utara 1-0 di laga terakhir grup C (21/6).

Baca Juga :

Perlu dicatat, Mueller selalu berada di deretan atas pendulang gol terbanyak dalam dua edisi terakhir Piala Dunia. Pada 2010, Mueller dengan torehan 5 gol malah meraih predikat top scorer. Lalu, di 2014, pemain berjuluk De Raumdeuter atau si Pengisi Ruang itu juga mengemas 5 gol meski akhirnya finis di bawah James Rodriguez (6 gol).

Untuk tahun ini, Muller memang baru mencetak sebiji gol dari delapan laga bersama Jerman. Tapi, itu bukan catatan terburuknya karena pemain berusia 26 tahun tersebut pernah tanpa gol sepanjang 2012 meski turun dalam 13 laga. Tak hanya itu, melihat torehan 32 gol bersama Bayern Muenchen sepanjang musim lalu, Mueller jelas masih predator di depan gawang lawan.

Baca Juga :

Kalau masih tak doyan gol, Mueller bakal mengulang catatan scoreless-nya di Euro 2012. Kala itu, Die Mannschaft — sebutan Jerman — terhenti di semifinal setelah kalah 1-2 kontra Italia. Menanggapi hal itu, Mueller sepertinya enteng saja. ”Itu (tidak mencetak gol) tidak akan membunuhku,” ujarnya dalam konferensi jelang laga Prancis seperti dilansir ESPN.

Mueller menyatakan, fokus utamanya saat ini adalah meraih kesuksesan bersama tim. Karena itu, memcetak gol bukan sesuatu yang prioritas. Pemain dengan 76 caps itu pun menganalogikan agresivitasnya dengan sebuah mobil. Dalam pandangannya, gol bukanlah sebuah bensin yang menggerakan kendaraannya.”Itu (gol) hanya aksesoris yang membuat mobil tampak lebih menarik,” ujarnya. ”Yang menjadi bensinku adalah rasa lapar akan titel Euro,” sambung pemain yang menorehkan 32 gol selama enam tahun terakhir membela Jerman.

Diakui Mueller, tidak ada ambisi yang lebih hebat baginya selain mengejar status Prancis dan Spanyol sebagai negara yang mampu mengawinkan trofi Euro dan Piala Dunia. ”Akan begitu menyenangkan jika (Jerman) bisa melakukannya,” ucap pemain yang bisa bermain sebagai striker, second striker, winger, maupun gelandang serang tersebut.

Selain alasan itu, ada hal lain yang membuat Mueller santai meski tidak mencetak gol. Yakni, taktik pelatih Jerman Joachim Loew yang lebih memberi fokus kepada Mueller menjadi pemain sesuai julukannya, Yakni, yang pintar dalam beradaptasi dengan segala jenis permainan dan mengisi celah. Karena itu, dia lebih banyak beroperasi di sisi lapangan ketimbang berusaha membawa bola dan merangsek masuk kedalam kotak penalti lawan. ”Tugasku adalah memastikan tim mendapat suplai bola dari sektor flank. Meski kadang aku juga bisa masuk kedalam area lawan jika dibutuhkan,” jelas Mueller.

Loew mengamini pernyataan anak asuhnya. Loew bahkan memuji Mueller sebagai pemain yang berjasa besar bagi permainan Jerman. ”Justru aku khawatir jika dia tidak bisa menciptakan peluang,” kelakar Loew kepada BeIN Sports. ”Aku yakin dia akan bisa mencetak gol pada waktunya,” tandas pelatih berusia 56 tahun tersebut. (apu/dns)


loading...

Komentar telah ditutup.