Pimpin Final Euro 2016, Clattenburg Treble

Indopos.co.id – Tahun 2016 akan jadi tahun yang tidak terlupakan bagi Mark Clatttenburg. Sedekade menyandang status sebagai wasit elit FIFA, baru kali ini Clattenburg mendapatkan kepercayaan untuk memimpin tiga pertandingan final sekaligus dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan. Jumat WIB (8/7), UEFA mengumumkan namanya sebagai wasit final Euro 2016.

”Komite Perwasitan UEFA memilih Clattenburg sebagai wasit dalam laga Prancis menghadapi Portugal, Minggu besok (waktu setempat),” tulis UEFA dalam pernyataan resminya. Nama Clattenburg terpilih setelah menyingkirkan Nicola Rizzoli yang sebelumnya sempat digadang-gadang jadi wasit di laga final.

Baca Juga :

Wasit berkebangsaan Italia tersebut akhirnya ditugasi memimpin laga semifinal antara Prancis melawan Jerman, Jumat dini hari Jumat WIB (8/7). Wasit yang berprofesi sebagai teknisi listrik itu akan di dampingi empat orang wasit dari Federasi Sepak Bola Inggris FA. Antara lain dua asisten wasit Simon Beck dan Jake Collin. Lalu, dua orang wasit cadangan Anthony Taylor dan Andre Marriner.

Selain final Euro 2016, ada dua laga final lain yang melengkapi tantangan bernama  treble final untuk wasit kelahiran Durham, 41 tahun silam itu. Antoine Griezmann di sisi Prancis, serta Cristiano Ronaldo dan Pepe di dalam skuad Portugal tentunya masih belum lupa dengan kepemimpinan wasit penggemar Manchester United itu.

Baca Juga :

Di San Siro, 28 Mei lalu, Clattenburg jadi saksi kegagalan Grizzi – sapaan akrab Girezmann – dalam adu tendangan penalti atas Ronaldo dkk. Grizzi bersama Atletico Madrid, sedangkan Ronaldo bersama Real Madrid. Sepekan sebelum final itu Clattenburg pun “mengamankan” jalan tim idolanya meraih trofi Piala FA dalam final melawan Crystal Palace di Wembley (21/5).

Untuk di level UEFA, Clattenburg menjadi wasit kedua yang ditugasi memimpin dua laga final hajatan konfederasi sepak bola Eropa tersebut. Sebelumnya, Pedro Proenca yang pernah mendapatkan kehormatan tersebut. Wasit Portugal itu memimpin final Liga Champions 2012 ketika Chelsea mampu mengalahkan Bayern Muenchen di final.

Kurang dari dua bulan setelahnya, Proenca memimpin laga yang mengantarkan Spanyol meraih dua gelar juara Euro-nya secara beruntun. Di final Euro 2012, Proenca memimpin laga Spanyol kontra Italia. Clattenburg juga tercatat sebagai wasit Inggris pertama yang memimpin final Euro sejak Arthur Holland di Euro 1964.

Dalam pernyataan di situs resminya, CEO FA Martin Glenn menyebut keputusan UEFA tersebut sebagai langkah positif bagi pihaknya. Terutama perwasitan di Inggris. ”Ini penghargaan terbesar untuk seorang wasit yang berada dalam top performance-nya. Ini menjadi representasi kekuatan talenta wasit yang kami miliki. Kami layak bangga dengannya (Clattenburg),” pujinya. (ren)


loading...

Komentar telah ditutup.