Indonesia Bertekuk Lutut di Asia Junior Championships 2016

Indopos.co.id– Tim beregu Indonesia gagal total di Asia Junior Championships 2016 yang digelar di Bangkok, Thailand. Kegagalan itu terjadi setelah Muhammad Zulkifli Ramadahani dan kawan-kawan harus menyerah dari Korea Selatan dengan skor 1-3 di babak perempat final yang berlangsung di CPB Badminton and Sports Science Training Center, Bangkok, Thailand, Senin (11/7).

Dalam pertandingan yang berlangsung dalam total waktu 3 jam 43 menit itu, skuad merah putih harus melewati laga perdana dengan hasil buruk. Pasangan ganda campuran Apriani Rahayu dan Amri Syahwani takluk dari pasangan Won Ho Kim/Yu Rim Lee dalam pertandingan dua set langsung (21-19, 21-16.

Baca Juga :

PABSI Bantu Selesaikan Masalah Deni

Di pertandingan kedua, Muhammad Zulkifli yang turun di tunggal putra berusaha mengembalikan kepercayaan diri tim Indonesia dengan memberikan perlawanan keras kepada Jung Soo-Byun, tunggal putra Korea. Namun, Zulkifli tidak bisa berbuat banyak. Dia akhirnya juga harus menyerah dalam pertarungan tiga set (21-11,17-21,21-20) Meski begitu, skuad Indonesia sejatinya kembali mendapatkan harapan setelah Gregoria Mariska yang turun di tunggal putri mampu mengatasi pemain Korea, Kim Ga Eun, dan menang lewat permainan tiga set dengan skor akhir 17-21, 21-12 dan 21-16.

Pemain besutan Mutiara Bandung tersebut sukses menahan laju Korea dengan 1-2. Tahun lalu di Asia Junior Championships, Gregoria berhasil mengalahkan Kim di babak semifinal. Gregoria menang 17-21, 21-15 dan 21-14. Sayang meski Gregoria bisa menyumbang poin, Garuda Muda saat itu akhirnya harus kalah 2-3 dari Korea.”Tapi di awal permainan saya sempat tegang yang membuat saya tidak bisa bermain dengan lepas,” tuturnya.

Baca Juga :

Sayang, satu poin yang disumbangkan oleh Gregoria itu tidak berarti apa-apa setelah di babak ketiga, Indonesia yang diwakili oleh Muhammad Fachrikar dan Rinov Rivaldy takluk tiga set langsung dengan skor 19-21, 21-13, 21-16. Wakil Sekjen PBSI Achmad Budiharto mengatakan, kunci kegagalan tim beregu Indonesia itu karena mereka kalah strategi.

“Seara umum, tim Korea jauh lebih matang. Pemain Indonesia sebenarnya sudah bermain bagus, karena dari segi teknis kita tidak jauh berbeda dari Korea. Tapi, kami kalah cerdik,” ujar Budiharto yang saat ini sedang mendampingi tim Indonesia di Bangkok itu. “Anak-anak perlu banyak even internasional untuk memperbaiki jam terbang mereka,” tuturnya.

Baca Juga :

Hoki Jadwalkan Try Out ke Belanda

Bagaimana dengan kondisi permainan tim? “Di game kedua mereka mengubah pola. Jadi, satu-satu mainnya dan mereka nggak gampang mati. Kebetulan Rinov  dan saya sama-sama pemain depan. Jadi, cover belakangnya agak kagok. Rinov juga kayanya agak kecapean buat cover belakang,” kata Fachrikar melalui pesan tertulisnya, kemarin.

 

Dengan demikian, perjuangan tim Indonesia harus terhenti sampai di sini. Para atlet kini melanjutkan persiapan untuk pertandingan di nomor individu. Pertandingan nomor individu akan dimulai pada tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2016. (bam)

Hasil Indonesia vs Korea

(Ganda Campuran) Amry Syahnawi/Apriani Rahayu vs Kim Won Ho/Lee Yu Rim 19-21, 16-21

(Tunggal Putra) Ramadhani Muhammad Zulkifli vs Jung Soo Byun 11-21, 21-17, 12-21

(Tunggal Putri) Gregoria Mariska vs Kim Ga Eun 17-21, 21-12, 21-16

(Ganda Putra) Muhammad Fachrikar/Rinov Rivaldy vs Kang Min Hyuk/Kim Won Ho 21-19, 13-21,16-21(Ganda Putri) Apriani Rahayu/Jauza Fadhilah Sugiarto vs Kim Ga Eun/Kim Hyam Im (tidak dimainkan)

 


loading...

Komentar telah ditutup.