Berkat Bupati, 40 Guru di Kukar Belajar ke Cambridge University

Indopos.co.id, TENGGARONG – Janji Bupati Kutai Kartanegara untuk terus mencerdaskan daerahnya terus direalisasikan. Itu setelah, sebanyak 40 guru Bahasa Inggris mendapatkan kesempatan belajar di Cambridge University, London, Inggris, awal bulan Oktober 2016 mendatang. Ke 40 guru yang beruntung ini mendapatkan pengarahan dari Bupati Kukar Rita Widyasari di Pendopo Bupati Odah Etam, Selasa (12/7).

Mereka terdiri dari 16 guru SMP, 17 guru SMA dan 7 guru SMK yang tersebar di seluruh Kukar. Para guru terpilih sudah mengikuti berbagai tahapan yang disyaratkan, seperti assessment mengunakan metode CAT, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat) selama tiga bulan lamanya.

“Akhirnya ada sebanyak 40 dari 338 guru Bahasa Inggris yang terpilih dan dianggap layak untuk mengikuti program ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar, Wiyono melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen), Tulus Sutopo.

Para guru terpilih ini akan mengikuti pelatihan selama enam minggu lamanya dari dosen-dosen di Cambridge University. Rombongan akan berangkat pada tanggal 3 Oktober 2016 dan kembali lagi ke tanah air pada tanggal 11 November 2016. Rombongan akan diantar langsung oleh Bupati Kukar Rita Widyasari.

Baca Juga :

“Selama di Inggris, ke 40 orang guru ini akan dikawal tim dari Disdik. Ada sebanyak lima orang yang menemani guru-guru ini selama mereka mengikuti pelatihan di sana,” ungkap Tulus, sambil menyebutkan, bahwa program ini menelan dana hingga mencapai Rp38 miliar.

Dia menjelaskan, pelatihan 40 guru ini merupakan program kerja sama antara Pemkab Kukar dengan Cambridge University dalam rangka membentuk miniatur Cambridge University di Pulau Kumala.

“Program ini untuk mendukung pembentukan miniatur Cambridge University di Pulau Kumala. Jadi guru Bahasa Inggris di Kukar nantinya harus memenuhi standar internasional sebagai persiapan program Pariwisata Edukasi 2019 akan datang,” pungkas Tulus.

Dalam arahannya, Rita mengucapkan selamat atas terpilihnya guru-guru bahasa Inggris untuk mengikuti pelatihan. Menurutnya, misi Pemkab Kukar dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) ini dapat menjadikan Kukar bersaing dalam hal berbahasa internasional. “Empat puluh orang yang mengikuti pelatihan hanya sedikit. Mereka akan menularkan kepada yang lain untuk bisa berbahasa internasional. Saya berharap kepada peserta, jangan sia-siakan kesempatan ini. Kalau bisa setelah pulang ketemu saya, jangan berbahasa Indonesia, tetapi harus berbahasa Inggris,” ujar Rita. (lis)


loading...

Komentar telah ditutup.