Alexa Metrics

Musim Baru, NBA Aturan Baru

Musim Baru, NBA Aturan Baru

Indopos.co.id- NBA terus melakukan perubahan untuk membuat game mereka lebih menarik. Rabu (13/7), setelah menggelar rapat dengan dewan gubernur NBA dan perwakilan klub di Las Vegas, Adam Silver Commissioner NBA langsung mengumumkan ada tiga aturan baru yang disepakati untuk NBA musim 2016-2017 mendatang.

Misi utama perubahan ini adalah mereduksi pemakaian strategi “Hack a-Shaq” di pertandingan. Strategi sengaja melanggar pemain yang lemah dalam free throw di momen-momen akhir laga itu dianggap membuat pertandingan lambat dan membosankan. “Kami sudah mengambil keputusan,” ucap Silver dilansir ESPN.

Strategi itu biasa dilakukan tim yang dalam posisi tertinggal di akhir pertandingan. Mereka berharap mendapat keuntungan dengan pemain yang dilanggar gagal mengeksekusi free throw, lantas penguasaan bola segera berpindah tangan.

Pemain-pemain yang kerap menjadi sasaran strategi ini adalah para center. Itu tidak lain karena mereka memang lemah dalam urusan free throw. Beberapa big man yang jadi langganan adalah Andre Drummond (Detroit Pistons), Dwight Howard (Atlanta Hawks), dan DeAndre Jordan (Los Angeles Clippers).

“Keputusan tidak diambil dengan suara bulat. Tapi perubahan peraturan memang hanya membutuhkan persetujuan dari 2/3 perwakilan tim. Keputusan ini juga masih memungkinkan kembali mengalami perubahan di masa yang akan datang,” ucap Silver.

Sebelumnya, NBA menghukum tim yang menerapkan “Haq a-Shaq” dengan sekali free throw dan penguasaan bola kembali untuk lawan. Hukuman itu hanya dijatuhkan bagi tim yang melakukan strategi tersebut di dua menit terakhir kuarter keempat dan babak overtime.

Kini, hukuman lebih berat dengan diberikan kepada tim yang melakukan “Haq a-Shaq” di setiap kuarter pada dua menit terakhir. “Kami harap musim ini pemakainan strategi tersebut berkurang 45 persen,” ucap Silver.

Meski niatnya baik, beberapa perwakilan tim tetap ada yang tidak sependapat. Salah satunya Dallas Mavericks. “Memberikan keuntungan untuk seseorang yang tidak kompeten selalu bukan strategi bisnis yang baik,” ucap Mark Cuban owner Mavericks.

Dua aturan baru lain juga diterapkan musim depan. Salah satunya dengan juga memberi hukuman sekali free throw dan penguasaan bola untuk lawan bagi tim yang melakukan foul saat lawan dalam posisi melakukan inbound atau lemparan ke dalam (sebelumnya juga hanya berlaku di dua menit terakhir pertandingan pada kuarter keempat).

Satu aturan baru lainya adalah memberikan hukuman flagrant foul untuk setiap pemain yang melakukan gerakan membahayakan dengan melompat di belakang pemain lawan. Sebelumnya, gerakan seperti ini masih ada yang dijatuhi hukuman foul biasa. (irr)



Apa Pendapatmu?