Real Madrid dan Barcelona Kompak Usung Retro dan Ungu

Indopos.co.id- REAL Madrid dan Barcelona punya kesamaan soal preferensi desain jersey musim ini. Rival abadi itu sama-sama mengusung desain retro untuk kostum home, dan kompak memilih warna yang sama untuk kostum tandang. Yakni, ungu. Real dan Barca berbarengan melansir kostum away mereka kemarin (14/7).

Dalam posting di situs resmi Real, jersey ungu diperagakan oleh Gareth Bale, Karim Benzema, dan Marcelo. Sangat simpel. Hanya ada aksen putih pada kerah yang berbentuk setengah lingkaran, tiga stripes Adidas, logo Adidas, dan logo klub. Selebihnya, ungu semua.

Baca Juga :

Selain untuk kostum tandang, warna ungu juga digunakan dalam jaket resmi dan training shirts. ”Ungu adalah salah satu warna utama Real, meski tidak lagi dipakai dalam beberapa tahun terakhir.” Demikian keterangan di situs resmi klub. Warna ungu itu juga sebagai tribut terhadap Quinta del Buitre, alias tim Real Madrid klasik (terdiri dari Emilio Butragueno dkk) yang mendominasi La Liga di era 1980an.

Kostum home, tentu masih putih. Hanya ada aksen navy blue pada ujung lengan dan tiga stripes Adidas yang memanjang dari bagian ketiak hingga ke bawah. Satu-satunya perbedaan mencolok adalah pada kerah yang sangat kuno. Mengingatkan kita pada polo shirt era 90an, lengkap dengan dua kancing.

Baca Juga :

Sementara itu, jersey tandang Barcelona, meski sama-sama ungu tampak lebih modern. Nike, tampaknya, mencoba mencampur tone warna kebesaran klub merah dan biru menjadi deep purple yang keren. Aksennya adalah vivid pink pada logo swoosh, plus kaus kaki. Ada pola geometris pada bagian dada yang menciptakan ilusi penampilan lebih garang.

”Percampuran sempurna dari warna merah dan biru tradisional klub yang membuat jersey ini tampak shocking, tapi di waktu yang sama juga sangat terkait erat dengan sejarah Barcelona,” kata Andres Iniesta, kapten Barca, seperti dikutip Daily Mail. ”Teknologi yang dipakai Nike memungkinkan kami bergerak lebih ringan dan cepat,” tambahnya.

Barca dan Real sama-sama berharap desain jersey baru ini diterima dengan sangat baik oleh fans di seluruh dunia. Desain sangat memengaruhi penjualan, dan merchandise adalah salah satu penyumbang terbesar pemasukan klub. Kedua raksasa La Liga itu sangat butuh mendongkrak pendapatan, terutama setelah tergeser dari posisi 1-2 klub terkaya dunia versi Forbes.

Ya, Real untuk kali pertama dalam beberapa tahun terakhir tak menjadi nomor satu. Posisi mereka digusur klub american football Dallas Cowboys yang value-nya ditaksir mencapai USD 4 miliar atau setara Rp 52,2 triliun. Real melorot ke posisi kedua dengan kekayaan USD 3,65 miliar (sekitar Rp 47,6 triliun). Barca di tempat ketiga dengan kekayaan USD 3,55 miliar, atau sekira Rp 46,3 triliun. (na)

Komentar telah ditutup.