Peras Warga, Anggota Sabhara Diciduk Propam

indopos.co.id – DIDUGA memeras warga terkait kasus narkoba, Bripda Irwan, anggota Sabhara Polres Metro Jakarta Utara, ditangkap petugas propram. Selain itu, petugas juga menangkap dua orang warga sipil lain yang diduga terlibat pemerasan tersebut.

Keduanya adalah Ariyanto dan Christ Persulessy. Mereka ditangkap di Hotel Big, Jalan Kartini Raya, Jakarta Pusat pada Rabu (13/7) karena memeras Agus Prayitno sebesar Rp 2,85 juta.

Baca Juga :

Saat ini, Bripda Irwan dan dua warga sipil itu telah ditetapkan tersangka terkait kasus tersebut.  Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombespol  Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mengatakan, pihaknya akan memberikan hukuman berat terhadap Bripda Irwan terkait tindakannya.

”Saat ini pemeriksaan terhadap anggota yang melakukan dugaan pemerasan masih berlangsung. Terkait kasus tersebut, kami akan memperketat pengawasan terhadap anggota di lapangan. Hal itu untuk mencegah adanya tindakan indisiplinier,” ujar Bolly, kemarin (14/7).

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat. Petugas piket Sipropam Polres Metro Jakarta Utara mendapatkan informasi dari masyarakat terkait pesta narkoba. Yang diduga  dilakukan oleh oknum anggota Polri dan warga sipil di salah satu kamar Big Hotel, Jalan Kartini Raya Jakarta Pusat.

Saat dilakukan pengecekan, petugas mendapati adanya empat orang di kamar tersebut. Salah satunya adalah Bripda Irwan  anggota  Satsabhara Polres Metro Jakarta Utara. Sedangkan tiga orang lainnya, adalah warga sipil yang masing-masing bernama Ariyanto, Christ Persullesy dan Agus Prayitno.

Baca Juga :

Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti. Seperti cangklong (alat bantu hisap sabu-sabu) dan empat sedotan serta barang bukti lainnya. Para pelaku lantas dikeler ke Mapolres Jakarta Utara.

Dari hasil pemeriksaan, Bripda Irwan, Ariyanto dan Chirst Persullesy diduga memeras Agus Prayitno.
Sebelumnya, Agus  ditangkap oleh Bripda Irwan dan rekannya terkait kepemilikan narkoba.

Adapun Bripda Irwan, menurut Bolly tidak memiliki bahkan tidak mengkonsumsi narkoba. Anggotanya melakukan pemerasan bersama dua rekannya kepada Agus Prayitno sebesar Rp 2,85 juta.

”Pemerasan yang dilakukan anggota kami, tidak sendirian. Dua orang rekannya juga ikut melakukan pemerasan. Mereka kami gerebek di salah satu hotel. Setelah anggota piket Sipropam mendapat informasi dari masyarakat adanya pesta narkoba,” jelas Bolly.

Menurutnya, Agus Priyatno memang sudah menjadi target  Bripda Irwan dan dua rekannya, terkait kasus kepemilikan ?narkoba. Namun dilakukan dengan cara menjebak.  ”Ketiganya saat ini sudah ditahan,” paparnya. (dai) 

Komentar telah ditutup.