Yamaha Kesulitan, Vinales Tercepat

indopos.co.id – Urusan cuaca kembali menjadi pemicu drama di GP Jerman. Di sesi latihan bebas hari pertama hujan yang turun menumbangkan beberapa rider, termasuk sang juara bertahan Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha). Saat sesi sore ditutup bintang Suzuki Maverick Vinales mencatat waktu lap tercepat.

Lorenzo mengalami insiden di Tikungan 11 di sesi latihan pagi. Tikungan yang kondang dengan nama “Waterfall” tersebut adalah satu-satunya kelokan cepat ke kanan di Sachsenring. Pada titik itu pula genangan air dan temperatur paling dingin ditemukan. Michelin menawarkan ban asimetris dengan pemurkaan lebih lunak di sisi kanannya.

Baca Juga :

PABSI Bantu Selesaikan Masalah Deni

Setelah terlempar dari motornya dan mendarat di gravel Lorenzo tampak kesakitan di bagian pergelangan tangan kirinya. Dia kemudian dibawa ke medical center untuk mendapat pemeriksaan lebih jauh. Hasilnya, pembalap 30 tahun terse0but aman dari cedera karena tidak ditemukan retak atau patah di sana. Sesi latihan bebas pagipun diperpendek tak sampai 45 menit.

Lorenzo kemudian dilaporkan mengalami dislokasi meski tidak terlalu parah. Kondisi tersebut tampak berpengaruh pada sesi latihan sore. Selain Yamaha terlihat kurang kompetitif kondisi paska insiden tersebut memperparah performanya di atas motor. Rider Majorca tersebut hanya finis di urutan 16 dalam daftar rider tercepat, sedangkan rekan setimnya Valentino Rossi di urutan ke-14.

Baca Juga :

Vinales yang memimpin rangking pembalap tercepat di Sachsenring kemarin juga mengalami kecelakaan di tikungan Waterfall, sama seperti Lorenzo. Scott Redding (Pramac-Ducati) dan Stefan Bradl (Aprilia) juga terjungkal di sana di sesi pagi. Kemudian menyusul Tito Rabat (Marc VDS) tumbang di titik yang sama menyusul Vinales di sesi sore.

Vinales tampil dominan di latihan bebas kedua. Begitu turun di menit-menit awal sesi sore, pembalap Spanyol itu langsung melampaui torehan lap tercepat Andrea Iannone (Ducati) sebagai yang tercepat di sesi pagi dengan torehan 1 menit 23,702 detik.Vinales mencatat waktu 1 menit 22,804 detik. Lebih cepat 0,162 detik dari Marc Marquez di posisi kedua.

Baca Juga :

Hoki Jadwalkan Try Out ke Belanda

Rider yang musim dengan pindah ke Yamaha itu kemudian harus mengganti motornya setelah terseret di Tikungan 11. Dengan motor keduanya itu dia sukses mengepras catatan waktunya secara beruntun dari 1 menit 22,.554 detik, kemudian 1 menit 22,471 detik, dan akhirnya menutup sesi dengan 1 menit 22,161 detik di posisi puncak.

Di posisi kedua, Andrea Iannone tangguh dengan catatan lap terbaik 0,220 detik lebih lambat dari Vinales. Kemudian Marquez di tempat ketiga dengan marjin 0,614 detik.

Yamaha tampak sulit menemukan setingan terbaik. Rider tercepat justru diwakili rider tim satelit Tech 3 Pol Espargaro di posisi 11 dengan selisih 1,239 detik di belakang Vinales. Rossi bersilisih 1,373 detik di urutan 14 dan Lorenzo terdampar di posisi 16 dengan tenggat 1,663 detik.

Rossi memprediksi Michelin akan mengubah peta persaingan di balapan GP Jerman. Honda sudah meraih enam kemenangan di kelas premium. Masing-masing tiga kali disumbangan Dani Pedrosa dan Marquez. ‘’Trek ini sangat berbeda dengan trek lainnya. Sangat sulit untuk menemukan setingan ban. Bahkan dengan Bridgestone musim lalu, kita menemui banyak masalah,’’ jelas Rossi yang pada sesi pagi finis di posisi empat rider tercepat.

Trek sepanjang 3,7 kilometer ini memiliki 10 belokan ke kiri dan hanya tiga ke kanan. Jadi membutuhkan permukaan lebih tebal pada disi kiri. ‘’Setelah dua atau tiga kali menikung ke kanan, situasinya juga akan berbahaya,’’ terus the Doctor dikutip Motorsport. ‘’Untuk alasan inilah masalah ban di Sachsenring adalah tanda tanya besar untuk memahami ban Michelin dan bagaimana cara bekerjanya,’’ tandasnya. (cak)

Komentar telah ditutup.