Dian Sastrowardoyo Berjodoh dengan Kartini

indopos.co.id – Bagi aktris Dian Sastrowardoyo, perannya dalam film Kartini adalah sebuah pekerjaan besar. Bisa memerankan tokoh ikonik dalam sejarah Indonesia di film arahan sutradara Hanung Bramantyo membuatnya bersyukur. Buat pemeran Ada Apa dengan Cinta? itu kaum perempuan adalah bagian penting dari kemajuan sebuah negara.

“Saya bersyukur dari lubuk hati dapat kepercayaan. Sebelum proyek ini, saya mendapatkan kepedulian besar gimana perempuan dalam kemajuan sebuah bangsa. Kontrasnya perempuan termarjinalkan, ironisnya saya sadar bahwa bagaimana kaum perempuan adalah yang menentukan maju atau tidaknya bangsa tersebut,” tuturnya ketika ditemui di syukuran film ‘Kartini’ di Djakarta Teater, Jakarta Pusat pada Kamis (14/7).

Baca Juga :

Diberi tugas menjadi Kartini membuat Dian merasa jodoh dengan sosok tersebut. Terlebih saat ini ia tengah serius memperhatikan isu-isu perempuan di Indonesia. “Banyak isu perempuan di Indonesia sebagai negara berkembang dan banyak yang belum mengerti perempuan harus diberdayakan. Saya seorang anak dari ibu yang pekerja keras. Ibu saya menginspirasi saya dalam kehidupan. Saya bersyukur dapat peran ini, kok kayak jodoh. Jadi bersyukur banget. Tibalah saat ini memerankan sosok tokoh pahlawan emansipasi,” tandasnya.

Memerankan RA Kartini membuat Dian wajib belajar bahasa Belanda. Pemeran Cinta itu mengaku kewalahan dan mengumpamakannya seperti mabuk. “Terus bahasa Belandanya ya Allah. Mabuk saya judulnya. So far ada 64 ayat atau dialog bahasa Belanda yang saya harus hafal ngomong dan pahami artinya,” akunya. Selain Bahasa Belanda, Dian juga belajar bahasa dan juga adat Jawa. Seperti diketahui Kartini adalah seoragn bangsawan Jawa yang masih sangat memegang adat istiadat. (anh)


loading...

Komentar telah ditutup.