Bos PSG, Al-Khelifi Bosan Gelar Itu-Itu Saja

Indopos.co.id- Ketika bos Paris-Saint German (PSG) Nasser Al-Khelaifi mengatakan perlu adanya ‘siklus baru’ untuk musim 2016-2017, semua langsung paham. Al-Khelaifi bosan dengan gelar yang ‘itu-itu saja’.  Ya, menginvestasikan dana lebih dari EUR 100 juta (1,4 Triliun) sejak 2011 lalu Al-Khelaifi belum bisa membeli gelar Eropa. Pencapaian terbaik PSG era Al-Khelifi dikancah regional adalah perempat final Liga Champions.

Seperti diberitakan L’Equipe dalam wawancara ketika entraineur PSG Unai Emery dipastikan menjadi suksesor Laurent Blanc akhir Juni lalu maka gelar Liga Champions adalah sasaran utama.  “Tentu saja Liga Champions gelar yang penting. Akan tetapi masih ada trofi (Eropa) lainnya,” kata Emery. Pria asal Hondarribia itu diikat dua tahun oleh klub ibukota Prancis tersebut.

Baca Juga :

Emery memang punya pangkat mentereng di level regional. Yakni mencetak hat-trick Europa League bersama Sevilla periode 2013-2016. Akan tetapi harus diingat, Europa League tetaplah kompetisi kasta kedua. Gengsi juga hadiah Europa League masih di bawah Liga Champions.

Banyak pertanyaan ketika Emery menerima tantangan melatih di PSG. Pertama PSG adalah raja domestik. Sejak musim 2012-2013 hingga 2015-2016, PSG selalu menggondol trofi Ligue 1.  Dan jadi raja domestik sepertinya kutukan buat Emery. Bersama Valencia (2008-2012), Spartak Moscow (2012), dan Sevilla (2013-2016), tak sekalipun Emery menggondol gelar domestik.

Baca Juga :

Kendala kedua karena Liga Champions adalah liga yang sarat sisi histori maka rekam jejak seorang pelatih sangat menentukan spirit timnya. Hasil terbaik Emery di Liga Champions ini? ‘Cuma’ babak 16 besar Liga Champions musim 2010-2011 bersama Valencia.

Ketiga, justru ini yang paling penting, patner kerja Emery yang harus sepadan. Ketika di Sevilla, ‘bahan mentah’ hasil scouting Direktur Sepak Bola Sevilla Monchi jelas tak perlu diragukan lagi. Sejak Monchi menjadi Direktur Sepak Bola Sevilla pada awal 2000-an, trofi Europa League sudah lima kali didapat.

Nah, tandem Emery di PSG sebagai Direktur Sepak Bola adalah Patrick Kluivert. Mantan pemain Ajax Amsterdam dan Barcelona itu memang punya nama besar sebagai pemain. Namun sebagai direktur sepak bola, jelas Kluivert belum teruji.   “Saya tertantang dengan peran yang diberikan PSG kepada saya. Secara objektif PSG selalu punya target yang tinggi pada setiap musim dan ini yang akan coba saya penuhi,” ujar Kluivert. (dra)

 

Komentar telah ditutup.