Alexa Metrics

Sambut La Liga, Atletico Madrid Paling Siap

Sambut La Liga, Atletico Madrid Paling Siap

Indopos.co.id– Persaingan memperebutkan trofi La Liga musim depan baru dimulai 21 Agustus mendatang. Namun, untuk persaingan bursa transfer, Atletico Madrid melenggang begitu jauh di hadapan rivalnya, Real Madrid dan Barcelona.

Pada jendela transfer musim panas ini, nama penting yang didapatkan oleh Barcelona adalah Samuel Umtiti, Lucas Digne, dan Denis Suarez. Suarez sendiri tidak bisa disebut sebagai pembelian karena pada dasarnya dia dulunya bekas pemain Barcelona B musim 2013-2015.

Sementara Real lebih pasif lagi dengan baru mengaktifkan klausul pembelian kembali terhadap Alvaro Morata seharga EUR 30 juta (sekitar Rp 433,70 miliar) dari Juventus. Nah, Atletico bisa tersenyum lebar karena memperoleh tiga pemain yang kesemuanya belum pernah merasakan atmosfer La Liga. Yakni eks pilar Benfica Nicolas Gaitan dengan harga EUR 25 juta (Rp 364,43 miliar), bek kanan Sassuolo Sime Vrsaljko yang berharga GBP 13,6 juta (Rp 237,62 miliar).

Dan banderol GBP 6,12 juta (Rp 106,93 miliar) untuk memboyong gelandang belia berusia 19 tahun Diogo Jota dari Pacos Ferreira, serta mematenkan Fernando Torres dengan status bebas transfer. Ini belum ditambah kembalinya beberapa penggawa muda yang telah kenyang jam terbang maupun pengalaman selama menjalani masa peminjaman. Antara lain Borja Baston dari Eibar.

Boleh dibilang, langkah El Atleti, sebutan Atletico di bursa transfer kali ini cukup strategis dan efektif jika berambisi menebus kegagalannya kala terpeleset di jornada 37 La Liga dan gagal adu penalti 3-5 dari Real pada final Liga Champions. Sebab, merunut pada ucapan kolumnis lepas SB Nation Robbie Dunne, ada beberapa faktor yang menjadi perhatian utama entrenador Diego Simeone.

Yang pertama adalah mencari sosok ideal di posisi nomor sembilan atau centre-forward. Dengan rumor Barcelona yang berusaha mendapatkan Luciano Vietto, ditambah masih simpang-siurnya rencana Atletico mendatangkan Diego Costa dari Chelsea, maka opsi mematenkan Torres merupakan keputusan tepat.

Selain termasuk pemain yang sudah matang (32 tahun), bomber dengan julukan El Nino tersebut menunjukkan peningkatan performa selama menjadi pemain pinjaman di Vicente Calderon dari AC Milan. Pada musim pertamanya atau 2014-2015, Torres hanya bisa membukukan enam gol dari 26 pertandingan di semua ajang. Namun, statistik itu meningkat musim lalu dimana eks striker Chelsea dan Liverpool tersebut menorehkan 12 gol dalam 44 laga.

Visi bermainnya yang masih prima, ditambah dengan kemampuannya dalam mencari posisi bagus menjadi kekuatan serangan utama Atletico bersama Antoine Griezmann. Tidak hanya Torres, Baston pun juga bisa menjadi tandem solid bagi Griezmann. Terlepas dari usia mereka yang tidak terlalu berbeda (Baston 23 tahun, Griezmann 25 tahun), Baston juga menunjukkan penampilan memikat selama memperkuat Eibar di La Liga.

Separuh dari 36 laga La Liga mampu dikonversi menjadi gol oleh Baston, dan membuatnya finis di peringkat sepuluh top scorer akhir. Kemudian di lini tengah, bergabungnya Gaitan dan Jota juga menjadi nilai plus. Terlebih dengan menurunnya kapten Gabi yang mulai termakan usia (33 tahun).

Dengan koleksi 11 gol dan 20 assist bersama Benfica musim lalu, dan kemampuan versatile yang dipunyai, Benfica bisa melapisi peran Gabi di posisi gelandang tengah, ataupun digeser di posisi sayap.

Jika digeser menjadi winger, maka Koke bisa dikembalikan lagi sebagai gelandang tengah berduet dengan Gabi, atau Simeone bisa memberikan kesempatan kepada Jota untuk membuktikan bahwa dia adalah wonderkid Portugal yang bakal diperhitungkan di musim-musim mendatang.

Bersama Pacos, Jota bermain cukup apik dengan torehan 14 gol dan berkontribusi dengan sepuluh assist di berbagai kompetisi. ”Aku berharap aku bisa beradaptasi,” ujar Jota sebagaimana dikutip oleh EFE. ”Tigasku nantinya adalah sedapat mungkin mengurangi celah dalam bertahan, dan cepat dalam melakukan transisi,” lanjutnya.

Bergeser ke barisan back four, Vrsaljko memiliki kemampuan komplet untuk menjadi seorang fullback. Tidak hanya kuat dalam sundulan dengan statistik WhoScored memperlihatkan Vrsaljko memenangkan 72 dari 107 duel udara, pilar timnas Kroasia itu juga terbilang handal dalam memberikan umpan.

WhoScored memaparkan, Vrsaljko melepaskan mampu melakukan 26 kali crossing dengan dua menjadi assist. Selain itu, akurasi passing-nya juga mencapai 78,5 persen. Yang tak kalah penting, eks pemain Genoa dan Dinamo Zagreb itu bisa bermain sama baiknya sebagai fullback kanan maupun kiri.

Hanya, karir Vrsaljko bakal tidak mudah di Calderon nanti. Sebab, dia harus bisa menggeser Juanfran di sektor kanan, dan Filipe Luis di kiri. Namun, Vrsaljko menyatakan bahwa impiannya tidak sekedar datang ke Calderon kemudian menjadi ban serep. Namun, menjadi pilihan reguler Simeone. ”Aku bakal fokus, dan memberikan seluruh kemampuanku pada tim,” tutur Vrsaljko sebagaimana dilansir AS.

Terpisah, Sektretaris Barcelona, Robert Fernandez, menanggapi enteng jika juara bertahan Copa del Rey dan La Liga itu terkesan pasif dalam berburu pemain. Justru, Fernandez mengatakan, Barcelona telah berusaha untuk mendapatkan pemain. ”Namun, mereka semua memilih menolak tawaran kami,” ungkap Fernandez kepada Goal.

Dalam pandangannya, wajar jika si pemain yang didekati memutuskan bertahan di klubnya atau menunggu tawaran dari klub lain. Tentu saja hal itu berkaitan dengan betapa solidnya pasukan Luis Enrique tersebut.

Di lini depan, trio MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar) tentu begitu sulit untuk digantikan kecuali jika mereka cedera atau mendapat akumulasi kartu. Di lini kedua, jangkar Sergio Busquets mendapat sokongan penuh dari kapten Andres Iniesta maupun Ivan Rakitic.

Ada pun di pertahanan, sulit rasanya melihat duet Gerard Pique-Javier Mascherano tergeser, ataupun Jordi Alba di sisi kiri.

Namun menurut jurnalis Prancis Jonathan Johnson, kans kedua pemain baru Barcelona, Umtiti dan Digne, menjadi pilihan pertama cukup besar. ”Umtiti sangat atletis, kuat, dan bisa menjelajah kemanapun. Sedangkan Digne adalah bek sayap yang sangat sempurna baik untuk urusan bertahan maupun menyerang,” tutur Johnson kepada SB Nation. (apu)



Apa Pendapatmu?