Sambut La Liga, Atletico Madrid Paling Siap

Selain termasuk pemain yang sudah matang (32 tahun), bomber dengan julukan El Nino tersebut menunjukkan peningkatan performa selama menjadi pemain pinjaman di Vicente Calderon dari AC Milan. Pada musim pertamanya atau 2014-2015, Torres hanya bisa membukukan enam gol dari 26 pertandingan di semua ajang. Namun, statistik itu meningkat musim lalu dimana eks striker Chelsea dan Liverpool tersebut menorehkan 12 gol dalam 44 laga.

Visi bermainnya yang masih prima, ditambah dengan kemampuannya dalam mencari posisi bagus menjadi kekuatan serangan utama Atletico bersama Antoine Griezmann. Tidak hanya Torres, Baston pun juga bisa menjadi tandem solid bagi Griezmann. Terlepas dari usia mereka yang tidak terlalu berbeda (Baston 23 tahun, Griezmann 25 tahun), Baston juga menunjukkan penampilan memikat selama memperkuat Eibar di La Liga.

Baca Juga :

Separuh dari 36 laga La Liga mampu dikonversi menjadi gol oleh Baston, dan membuatnya finis di peringkat sepuluh top scorer akhir. Kemudian di lini tengah, bergabungnya Gaitan dan Jota juga menjadi nilai plus. Terlebih dengan menurunnya kapten Gabi yang mulai termakan usia (33 tahun).

Dengan koleksi 11 gol dan 20 assist bersama Benfica musim lalu, dan kemampuan versatile yang dipunyai, Benfica bisa melapisi peran Gabi di posisi gelandang tengah, ataupun digeser di posisi sayap.

Baca Juga :

Jika digeser menjadi winger, maka Koke bisa dikembalikan lagi sebagai gelandang tengah berduet dengan Gabi, atau Simeone bisa memberikan kesempatan kepada Jota untuk membuktikan bahwa dia adalah wonderkid Portugal yang bakal diperhitungkan di musim-musim mendatang.

Bersama Pacos, Jota bermain cukup apik dengan torehan 14 gol dan berkontribusi dengan sepuluh assist di berbagai kompetisi. ”Aku berharap aku bisa beradaptasi,” ujar Jota sebagaimana dikutip oleh EFE. ”Tigasku nantinya adalah sedapat mungkin mengurangi celah dalam bertahan, dan cepat dalam melakukan transisi,” lanjutnya.


loading...

Komentar telah ditutup.