Alexa Metrics

Gagal, Tim Asia Junior Championship Dipertahankan

Gagal, Tim Asia Junior Championship Dipertahankan

Indopos.co.id– Tim bulu tangkis junior Indonesia memang belum bisa berprestasi lebih baik di ajang Asia Junior Championship (AJC) 2016. Mereka hanya membawa pulang dua medali. Masing-masing perak lewat Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri) dan perunggu ganda campuran via Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu.

Untuk itu, PP PBSI mengisyaratkan akan mempertahankan sebagian besar pebulu tangkis junior Indonesia untuk menyongsong World Junior Championship (WJC) 2016 di Bilbao, Spanyol November mendatang. Hal ini dengan melihat kans yang diciptakan pebulu tangkis junior Indonesia hingga saat ini.

Wasekjen PP PBSI, Achmad Budiharto, mengakui skuad AJC Indonesia 2016 diisi pebulu tangkis muda terbaik tanah air. Serangkaian sirnas setahun terakhir menjadi acuan PP PBSI untuk menyusun skuad terbaik. “Kami akan segera gelar evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya untuk WJC 2016,” terangnya kemarin (18/7).

Prestasi Gregoria hingga menembus final tunggal putri AJC menjadi pencapaian terbaik buat dia. Terlebih lagi, pada edisi 2015 lalu, dia hanya mampu bertahan hingga babak ketiga. Khusus, untuk WJC, PP PBSI sudah menyiapkan timeline jadwal pemusatan latihan yang rencana akan dimulai awal September. Budi menjelaskan bahwa pihaknya tidak mau persiapan yang serba mepet membuat performa pebulu tangkis junior Indonesia kocar-kacir.

“Minimal dua bulan persiapan harus dijalankan,” katanya. Cipayung masih menjadi lokasi tepat untuk menjadi base camp tim WJC nantinya. Berbeda halnya dengan tim senior yang sempat merasakan sentra pemusatan bulu tangkis di Kudus untuk persiapan Olimpiade.

Sementara itu, Apriani Rahayu, salah satu andalan Indonesia di nomor ganda putri dan ganda campuran mengaku masih mengincar prestasi di WJC. Masih berusia 18 tahun, Apriani menjadi sosok pebulu tangkis junior yang siap dipromosikan menuju pelatnas Cipayung.

Hal ini juga disampaikan Rexy Mainaky, Kabidbinpres PP PBSI. “Mereka yang tampil di AJC ini memang punya potensi besar menggantikan senior mereka di pelatnas,” terangnya. Lebih lanjut, Rexy mengingatkan bahwa pebulu tangkis junior harus terus mengembangkan kemampuan untuk bisa bersaing membawa nama Indonesia. (nap)



Apa Pendapatmu?