Etape 15 Tour de France Hadiah Perpisahan IAM Cycling

Indopos.co.id- CULOZ-Balapan Etape 15 Tour de France (TDF) sepertinya hanya menjadi milik dua rider. Sang jawara Jarlinson Pantano (IAM Cycling) dan Rafal Majka (Tinkoff).

Keduanya melakukan breakaway lebih awal jelang tanjakan paling menyiksa di Lacets du Grand Colombier 47 kilometer menjelang garis finis.

Baca Juga :

PABSI Bantu Selesaikan Masalah Deni

Rider Kolombia itu berhasil menyalip Majka di turunan Lacets du Grand Colombier lalu memenangi sprint. Inilah kemenangan etape kali kali pertama di Grand Tour sepanjang karirnya.

Seharusnya Majka menang. Namun dia sempat merumput di turunan terakhir, memberi kesempatan Pantano menempel lagi dan adu sprint di finis.

Baca Juga :

”Benar-benar hari yang luar biasa untukku. Aku memulai TDF dengan ambisi untuk memenangi satu etape. Tapi tetap saja kemenangan hari ini (kemarin) sulit dipercaya,” ucap Pantano dilansir Cycling News.

Ini juga menjadi raihan tebaik IAM Cycling sepanjang sejarah tim tersebut. ”Kami tahu etape ini sempurna untuknya (Pantano). Rencana kami adalah mengirim sebanyak-banyaknya rider di breakaway karena kami tahu ada peluang besar jelang finis,” jelas Director Sportif IAM Kjell.

Baca Juga :

Hoki Jadwalkan Try Out ke Belanda

Kemenangan ini penting bagi IAM. Hadiah yang sempurna karena tahun depan, tim ini tidak akan lagi bertarung di Grand Tour setelah gagal menemukan tambahan sponsor.

Chris Froome sekali lagi membalap dengan aman di peloton dan finis bersama. Dengan hasil tersebut, leader Team Sky tersebut kembali mempertahankan yellow jersey. Hanya Astana yang berupaya melakukan attack mengancam rombongan general classification kemarin. Namun Sky merespon dengan soliditas timnya untuk mengamankan Froome.

Froome tetap memimpin GC dengan selisih 01 menit 47 detik di depan Bauke Mollema (Trek-Segafredo) dan 2 menit 45 detik dari Adam Yates (Orica-BikeExchange).

Hari ini balapan akan dilanjutkan dengan Etape 16 dengan rute yang relatif flat sepanjang 209 kilometer. Rute ini masih melewati Bern di Swiss. Bern tidak pernah menjadi tuan rumah Tour de France sebelumnya. Jadi ini bisa dikatakan hadiah untuk perpisahan salah satu rider paling kondang di dunia, Fabian Cancellara.

Dia menyebut Bern sebagai kampung halamannya dan berambisi menang di sana. ”Jika menang, rasanya akan spesial. Saya akan sebisa mungkin rileks jelang balapan,” kata Cancellara kepada Velo News. (cak/nur)

 

Komentar telah ditutup.