Ecotourism Jadi Unggulan Indonesia

JAKARTA, indopos.co.id – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melihan trend pariwisata saat ini mengacu pada ecotourism. ”Trend pariwisata saat ini menuju ke ecotourism yang melestarikan budaya lokal. Sebetulnya, di Indonesia banyak hotel yang menerapkan konsep ini. Saya bangga Nihiwatu menjadi contoh sukses ecotourism yang saat ini kita coba terapkan di Indonesia,” ujar Arief dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, kemarin.

Dia mengaku bangga dengan terpilihnya Nihiwatu, Sumba sebagai hotel terbaik dunia lewat ajang ”World Best Awards” yang dilansir Majalah Travel + Leisure. Nihiwatu meraih skor tertinggi  98.35, mengalahkan hotel –hotel bertaraf internasional lainnya. Menurut Menpar, penobatan Nihiwatu sebagai Resor Terbaik di Dunia menjadi momen yang membanggakan tidak hanya bagi Nihiwatu, tetapi juga untuk masyarakat Sumba dan bangsa Indonesia.

Lebih jauh, Menpar menilai, pariwisata Indonesia diprediksi terus tumbuh. Ini berarti akan ada lebih banyak orang pergi berlibur dan membutuhkan kamar hotel.

Sampai 2019, rencananya akan dibangun 120 ribu kamar hotel. Untuk itu sampai 2019 nanti, total nilai investasi yang dibutuhkan mencapai USD 7 miliar.

Investasi ini meliputi pembangunan berbagai hal yang berkaitan dengan pariwisata. Selain kamar hotel, ada 15.000 restoran, 1.000 travel agents, 100 taman rekreasi standar internasional, 100 operator diving, 100 marina, 100 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan berbagai fasilitas di bidang pariwisata lainnya. Investasi ini diharapkan berasal dari dalam maupun luar negeri. (nel)


loading...

Komentar telah ditutup.