Warga Enggan Keluar, Diduga Ada Buaya di Pantai Pesbar

indopos.co.id – Dalam dua hari terakhir ini keberadaan buaya yang sempat menghebohkan masyarakat di tiga pekon yang berada di Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tidak menampakkan diri lagi setelah terlihat pada Selasa (19/7) lalu.Penjabat Peratin Pekon Laay Yursan Sangaji mengatakan dua hari ini tidak ada lagi warga yang melihat kebwradaan terakhir buaya tersebut, namun akibat dari itu banyak warga yang mulai enggan beraktifitas disekitar mauara sungai dan pesisir pantai.

“Buaya itu sangat besar hampir dua kali lipat besar orang dewasa normal, dan ini merupakan kemunculan buaya kedua setelah dahulu pernah juga dilihat oleh warga, namun kami tidak bisa pastikan apakah buaya yang sama atau berbeda,” ungkapnya, Kamis (21/7).

Baca Juga :

Crane Proyek Tol BORR Seksi IIIA Patah

Dikatakannya, pada saat melihat buaya tersebut, masyarakat pekon laay langsung menghalalunya kearah kecamatan Waykrui, lantaran ditakutkan buaya tersebut akan masuk kedalam muara sungai waylaay.

“Muara sungai waylaay ini kerap digunakan oleh masyarakat untuk beraktifitas seperti, mandi mencuci, dan juga digunakan masyarakat sekita untuk mencari ikan, serta banyak juga anak- anak yang mandi dan berenang di muara sungai itu, jadi sangat di takutkan alabila buaya itu sampai masuk kedalam muara sungai waylaay ini,” kata dia.Dengan adanya keberadaan buaya yabg sangat besar itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa berhati-hati dan lebih waspada lagi. terutama bagi anak-anak yang kerap bermain di muara sungai ataupun di pesisir pantai.

Baca Juga :

“Kami harap warga bisa lebih berhati-hati lagi saat berada disungai atau di pantai. dan pengawasan kepada anak- anak mereka supaya bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dusbunhut) Pesbar Imam Habibudin, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung supaya bisa menangkap buaya tersebut dan tidak meresahkan warga.

Baca Juga :

Kantor Kejari Pare-pare Meledak Misterius

“Saat ini kami tidak memiliki petugas khusus untuk menangani binatang buas yang bisa mengancam keselamatan warga, namun kami akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA supaya mereka bisa turun dan melakukan penangkapan terhadap buaya tersebut,” kata Imam.

Lanjut dia, dilokasi tersebut memang sudah dua kali pihaknya mendapatkan laporan terkait munculnya buaya itu, dan pihaknya akan mengupayakan pihak BKSDa bisa turun langsung kelapangan sehingga masyarakat tidak resah lagi. (yog/adi)

Komentar telah ditutup.