Main Pokemon Go, Pangkat PNS Diturunkan

indopos.co.id – Mawabahnya permainan pokemon go di lingkungan Pemkot Depok membuat Wakil Walikota Depok geram. Orang nomor dua itu akan menjatuhkan sanksi berupa penurunan pangkat kepada bawahannya yang kedapatan bermian virtual tersebut. Bahkan, pengecekan aplikasi permainan itu terhadap telepon selular para pegawai balaikota pun akan segera digencarkan dalam pekan ini.

“Tidak akan kami biarkan pelayanan masyarakat terganggu akibat PNS bermain pokemon go. Jadi kami minta aplikasi ini dihapus oleh PNS, kalau tidak maka siap-siap menerima sanksi tegas. Tidak adanya aplikasi ini saja pelayanan kepada masyarakat sudah banyak dikeluhkan, apalagi adanya itu pasti akan menambah runyam,” kata Pradi Supriatna kepada indopos.co.id, kemarin. Menurutnya, keberadaan permainan pokemon go yang menjamur dan digandrungi masyarakat itu berdampak negatif terhadap pekerjaan PNS.

Baca Juga :

Pokemon Go Tak Berlaku di Ponsel Lama

Karena pada jam bekerja kegiatan bermain itu dapat dilakukan oleh pelayan publik tersebut. sehingga fokus untuk menyelesaikan pekerjaan akan terhalang akibat mencari pokemon go di dalam duni avirtual oleh para penggilanya sendiri. “Tiba-tiba pas mereka membuka aplikasi ternyata ada temuan pokemon, malah justru itu yang dikejar. Sedangkan pekerjaan yang lain tidak diselesaikan lantaran asik bermain.

Resiko kecelakaan kerja ini pun yang sangat kami hindari sehingga kami melarang PNS bermain Pokemon Go,” ujar Pradi. Tak sampai disana, Pradi menjelaskan, terkait larangan ini dirinya telah berkoordinasi dengan setiap kepala dinas. Hal itu untuk memonitoring kinerja setiap anak buahnya dalam melayani pengurusan administrasi yang diajukan masyarakat.

”Kalian kan tau kalo PNS digaji pake uang rakyat. Jadi sampai warga dikecewakan lagi dengan sikap kami. Ini harusnya disadari oleh PNS karena tanggungjawab sebagai abdi negara itu tidak enteng, salah sedikit saja sudah dikritik apalagi kalau sampa fatal,” paparnya. Menyikapi itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Depok, Sri Utomo menuturkan, jika pihaknya telah menyebarkan surat edaran pelarangan mengunduh aplikasi pokemon go. Surat tersebut pun telah diberikan kepada seluruh kepala dinas, camat dan lurah untuk disebarluaskan kepada para bawahan mereka. (cok)


loading...

Komentar telah ditutup.