Alexa Metrics

Potensi Makassar Curi Minat Warga Asing

Potensi Makassar Curi Minat Warga Asing

indopos.co.id – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mendapat penghargaan khusus mempresentasikan berbagai potensi kota Makassar pada forum level tinggi di hadapan Kementerian Perdagangan dan puluhan CEO Perusahaan ternama New Zealand (NS) atau Selandia Baru.

Kegiatan yang belum lama ini berlangsung di hotel Shangri-la, Surabaya itu dimanfaatkan dengan sangat baik wali kota Danny Pomanto. Terlihat saat dirinya memaparkan alasan-alasan strategis Makassar sebagai the best investment city, langsung menuai decak kagum dan respon yang sangat positif baik dari kementerian perdagangan maupun para delegasi pelaku bisnis terkemuka dari Selandia Baru ini.

Delegasi dari Selandia Baru tersebut terdiri atas anggota ASEAN-New Zealand Business Council dari sektor penerbangan, makanan dan minuman, pendidikan, geothermal (panas bumi) dan sektor perbankan. Dihadapan mereka, Danny mempresentasikan Makassar dengan langsung mensearcing fakta-fakta yang sudah terekam dalam google.

Mulai dari partisipasi publik dalam berbagai even pemerintah serta penerimaan masyarakat pada setiap program yang dicanangkan, termasuk program pelayanan yang menjadi pilot projek nasional seperti, home care, bank sampah induk, lorong KB, hingga kartu identitas anak. Karena itu, para delegasi dari negara penghasil susu terbaik dunia ini meyakini ke depan Makassar sebagai Kota yang akan bertransformasi menjadi Kota Dunia dan semakin mendapat perhatian dari negara-negara luar termasuk New Zealand.

Posisi strategis dan investasi di Makassar menjadi salah satu fokus dari Pemerintah New Zealand terhadap Indonesia. “Selandia Baru memiliki banyak potensi besar sehingga sangat terbuka ruang untuk mendorong pengembangan kerja sama. Kerja sama yang bisa dilakukan di antaranya bidang energi panas bumi, pendidikan, pertanian, dan lingkungan hidup,” ucap Danny. Selandia Baru menurut Danny adalah negara yang memiliki solusi inovasi, serta keahlian dalam bidang produksi makanan dan minuman, geothermal (panas bumi) dan juga layanan pendidikan, sehingga menjadi faktor yang sangat mendukung. (esy/jpg)



Apa Pendapatmu?