Atletico Nacional Tekad Tebus Kesalahan di Medellin

Indopos.co.id– Reinaldo Rueda pantas kecewa. Sebab, kalau saja pemainnya tidak lengah di lima menit terakhir leg pertama final Copa Libertadores 2016 di Estadio Olímpico Atahualpa, Quito, Kamis WIB (21/7), Atletico Nacional tidak perlu memeras keringat saat menjalani final leg kedua, 28 Juli nanti.

Karena kelengahan defense Los Verdolagas – julukan Nacional, Arturo Mina bisa mencetak gol penyama tuan rumah Independiente del Valle pada menit ke-87. Padahal, sejak menit ke-36 tim tamu sudah unggul lewat gol Orlando Berrio. ”Kami tinggal berharap hasil bagus di Medellin,” ujar Rueda, dikutip dari Subrayado.

Baca Juga :

Ya, di Medellin kesalahan yang terjadi kemarin tidak boleh terulang lagi. Sedikit kesalahan, maka Del Valle bisa membuyarkan impian Nacional akan trofi Libertadores yang sudah dirindukan selama 27 tahun terakhir. ”Potensi besar kami ada di sana (Medellin, Red),” lanjut pria yang berusia 59 tahun itu.

Satu-satunya yang bisa diharapkan Rueda dari leg kedua nanti adalah tuah Estadio Atanasio Girardot, Medellín. Pasalnya, selama Copa Libertadores tahun ini stadion yang berkapasitas 40 ribu tempat duduk itu dikenal angker. Tidak sekalipun Nacional mengalami kekalahan ketika bermain di stadion tersebut.

Baca Juga :

Dari enam pertandingan kandangnya sejak babak kedua Copa Libertadores awal Maret lalu, lima kali Nacional mengakhirinya dengan kemenangan. Satu-satunya cacat dari tren tiga angka laga home Nacional adalah ketika ditahan Huracan pada laga pamungkas fase grup babak kedua. Ketika itu, Nacional tertahan tanpa gol.

Rueda menuturkan, sekalipun sempat menguasai 85 menit lamanya, Del Valle bukan lawan yang bisa dengan mudah diatasi. Beberapa kali klub peringkat ketiga Serie A Ekuador tersebut bisa menembus defense Nacional. Hanya, serangan-serangan yang dikomandani oleh Jose Angulo tidak mampu dieksekusi dengan baik.

Rueda sampai tidak menemukan kata kunci untuk mengisolasi permainan Del Valle saat di leg kedua nanti. ”Mereka punya banyak variasi bermain. Bukan sekedar sayap kiri, atau kanannya saja. Penting bagi kami untuk bermain smart untuk laga nanti,” beber pelatih yang pernah melatih timnas Elkuador dua tahun lalu itu.

Sebaliknya dengan Nacional yang masih waswas sekalipun bermain di kandang sendiri, di sisi lawan diprediksi bakal tampil tanpa beban. Pablo Repetto sebagai pelatih Del Valle tidak akan kecewa dengan kegagalan timnya memenangi leg pertama kemarin. ”Setidaknya kami masih dapat berpikir, masih ada jalan menuju juara,” ungkap Repetto.

Maklum, klub yang berusia 58 tahun itu belum pernah memenangi Copa Libertadores. Bisa tampil di final saja sudah untung-untungan. Repetto meminta pemainnya bermain lebih kreatif lagi untuk menjebol gawang Nacional. ”Pelajaran dari hari ini (kemarin, Red), mereka bermain dengan pertahanan bagus. Itu tantangan kami berikutnya,” tegas pelatih berkebangsaan Uruguay itu. (ren)

Komentar telah ditutup.